oleh

Hasil Pertanian di Lutim Anjlok, Kadis Pertanian Bilang Begini

MATARAKYAT_ LUTIM – Gara-gara buruknya cuaca sejumlah petani di Luwu Timur menjerit, Ratusan ton gabah petani belum kering tergenan Air hujan.

Selain itu, tampak masih banyak padi di sawah belum di panen petani, di karenakan hasil pertanian sebelumnya tak laku-laku, Akibat dari cuaca buruk ini , petani mengalami kerugian ratusan juta rupiah.

“Nda ada pedagang mau beli hasil panen kami pak’ karena belum terlalu kering, seharusnya pemerintah menyiapkan mesin dryer,” ungkap Antonius pengurus kelompok tani Desa Tarengge Timur Kecamatan Wotu kepada Matarakyatmu.com, senin (5/6).

Sementara itu, Muharif Kadis Pertanian Lutim mengatakan, persoalan ini di sebabkan cuaca hujan terus mengguyur, jadi kita tdak bisa berbuat apa-apa, ungkapnya.

“Sementara mesin dryer itu, tidak menyelesaikan masalah, karena hanya berkapasitas kecil, sentara hasil pertanian kita dilutim cukup besar,” ujarnya.

Menurut Muharif mesin pemanen atau di sebut Combine Harvester, tidak dapat di fungsikan ketika situasinya seperti ini dan persawahan becek, akibatnya mesin Combine Harvester dapat rusak.

“Nda main-main harganya itu de’ sampai Rp 400 juta, Insya Allah hal ini akan difikirkan bagaimana untuk memperbaiki lagi kedepannya,” tambah Muharif.

Peliput : Zhakral | Editor : Olivia

Komentar

News Feed