oleh

Longsor Saluciu, Najamuddin Himbau Warga Untuk Waspada

MATARAKYAT_ LUTIM – Kalikedua Kabupaten Luwu Timur di landa bencana longsor dengan rentetan waktu yang tidak terlalu lama.

Diketahui, bencana pertama terjadi di wilayah Desa Maliwowo, Kecamatan Angkona Lutim, kemudian disusul hal serupa di Dusun Saluciu, Desa Ussu, Kecamatan Malili, selasa (06/07/17) kemarin malam.

Beruntun tak ada korban jiwa, namun kerugian di taksir mencapai ratusan juta rupiah, dengan rubuhnya bangunan rumah warga sebanyak empat unit yang di huni 5 KK 24 jiwa.

Korban saat ini telah di evakuasi kerumah kerabatnya, pasalnya hasil investigasi polres Lutim dan Badan Penanggulangan Bencana di temukan bebarapa titik retakan pada lokasi bencana, yang di takutkan terjadi bencana susulan.

Selain itu laporan Polres Lutim juga menemukan gunung tersebut sudah terbuka untuk aktifitas perkebunan merica.

Atas kejadian ini Najamuddin anggota DPRD dari Fraksi Golkar menyayangkan atas tindakan warga dalam merambah hutan untuk di jadikan perkebunan merica.

“Saya meminta pemerintah daerah segera bertindak tegas dalam menertibkan perambahan hutan ini, terkhusus wilayah-wilayah yang rawan akan terjadi bencana serupa,” tandas Najamuddin, rabu (07/06/17).

Di katakannya, masih banyak wilayah ini di rambah oknum yang tidak bertanggung jawab, ini harus di tertibkan, bukan kepentingan pribadi kita, tetapi kepentingan orang banyak agar hal ini tidak terulang lagi di wilayah lainya, oleh sebab itu atas kejadian ini, saya meminta warga untuk menjadikan suatu pelajaran akan bahaya yang di timbulkan akibat ulah manusia itu sendiri, ketusnya.

“Hutan adalah paru-paru bumi, jadi ketika hal tersebut di rusak yakin dan percaya bencana akan turun,” ungkapnya.

Di contohkannya, saya lihat jalan menuju Desa Tawaku tepat nya di wilayah Tarabbi beberapa gunung sudah di jadikan lahan perkebunan merica oleh oknum masyarakat, hal ini warga sekitar perlu berhati-hati, terangnya.

Sementara warga Saluciu yang terkena musibah, agar tabah dalam menghadapi cobaan Allah, dan saya berharap agar terus waspada saat ini, paling tidak jangan dulu bermukim di wilayah tersebut sebelum kondisi nya stabil, pinta Najamuddin.

Peliput : Zhakral | Editor : Red

Komentar

News Feed