oleh

Antisipasi Gerak ISIS, 300 Brimob Siaga di Perbatasan

MATARAKYAT_KALTIM – Sedikitnya 300 anggota Brimob Polda Kaltim dikirim dan dilepas oleh Kepala Polda, Irjen. Syafruddin untuk menjaga dan memberi rasa aman bagi warga di wilayah Nunukan dan pulau Sabatik. Penugasan ini dalam rangka antisipasi masuknya jaringan teroris ISIS ke wilayah Negara Kesatuan Negara Republik Indonesia.

Seperti diketahui, pulau Sebatik merupakan bagian dari Kabupaten Nunukan yang berbatasan langsung dengan Negara Malaysia. Pengiriman pasukan Brimob ke perbatasan ini menyikapi situasi dan isu-isu global yang muncul belakangan, termasuk gejolak yang terjadi di Marawi Filipina. “Pengiriman Pasukan Brimob ini merupakan langkah deteksi dini dan antisipasi masuknya kelompok teroris dari Filipina ke Wilayah Indonesia,”jelas Danyon C Pelopor AKBP Henzly Moningkey, S.I.K, M.Si.

Di wilayah Sebatik terdapat suatu perkampungan yang anggota masyarakatnya pernah tinggal di Filipina. Untuk itu Polri akan lakukan deteksi dini apabila ada anggota masyarakat dari perkampungan tersebut membantu akses masuknya kelompok teroris ke wilayah Indonesia.

Rencananya, pasukan Brimob dari Kompi 3 Batalyon C Pelopor bersama dengan Polsek Sebatik akan menggelar patroli laut perbatasan, pembinaan masyarakat pesisir, deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas yang muncul

Dansat Brimob Polda kaltim, Kombes Heri Heryandi menghimbau kepada masyarakat agar bersatu dan membantu Kepolisian untuk melawan kelompok-kelompok teroris. “Saya himbau kepada masyarakat di perbatasan untuk bersatu membantu terkait isu global dan nasional. Apabila memang intensitas gangguannya meningkat, kita akan menambah pasukan, mungkin ratusan ke daerah perbatasan.”Kepolisian mencegah masuknya kelompok teroris ke wilayah Indonesia,” jelas perwira tiga melati di pundak.

Peliput : Ramang  | Editor : Olive

Komentar

News Feed