oleh

KPK Berniat Minta Pendapat MK. Ini Tanggapan Pansus Hak Angket?

MATARAKYAT_JAKARTA – Panitia Khusus (Pansus) KPK resmi terbentuk walau tak utuh mendapat dukungan fraksi di DPR RI, banyak tudingan jika motif dibalik pembentukannya bermuatan “Dendam” akibat garang memberantas korupsi. KPK sendiri berencana membawa pembentukan Pansus ke ranah hukum dengan meminta pendapat ke lembaga hukum maupun ahli Tata Negara di negeri ini untuk memperjelas keabsahannya.

Menanggapi upaya pimpinan KPK “Menjegal” Pansus dengan pendapat hukum dan meminta presiden turun tangan mendapat tanggapan miring salah satu anggota Pansus hak angket KPK, Taufiqulhadi, politikus Nasdem. Taufiqulhadi meminta lembaga antirasuah tersebut untuk tidak perlu kuatir jika merasa benar dan bertindak cengeng menanggapi terbentuknya Pansus.

“KPK jangan cengeng, dong. Untuk apa melapor kesana-kemari. Melapor ke Presiden untuk meminta Presiden intervensi. Kemudian melapor ke MK, agar dapat pendapat final dan binding dari MK sehingga DPR terkunci,” ujar Taufiqul kepada wartawan, Senin (12/6).

Taufiqul menilai sikap KPK yang mengadu ke sejumlah lembaga amatlah mencurigakan sebab  tindakan KPK ini, yang memaksa mendapat perlindungan dari lembaga-lembaga negara lainnya benar-benar mencurigakan.

Anggota Komisi III dari Fraksi Nasdem ini merasa heran dengan upaya KPK meminta perlindungan lembaga lain. ” Bila memang KPK tak berbuat macam-macam sebaiknya lembaga antirasuah itu tak perlu khawatir terhadap setiap kebijakan yang akan diambil Pansus Hak Angket KPK,” ujar Taufiqulhadi. “Kenapa demikian keras KPK ingin dilindungi oleh lembaga lain? Jika memang KPK tidak berbuat aneh-aneh, tidak perlu khawatir,” tegasnya.

Liputan : Isio Libran   | Editor : Akbar Karca

Komentar

News Feed