oleh

Olala! Sudah Beristri, Polisi ini diduga “Ah Ah” Gadis Lain Hingga Melahirkan

MATARAKYAT_LUTIM – Kabar tak sedap kembali menerpa Institusi Kepolisian Republik Indonesia (POLRI) khususnya Polres Kabupaten Luwu Timur.

Pasalnya, salah satu oknum anggota Polres Lutim berinisial BF diduga menghamili seorang gadis hingga melahirkan di luar nikah.

Gadis Malang ini yakni, FI (24) warga Desa Manurung, Kecamatan Malili Luwu Timur.

Informasi yang di himpun, terduga pelaku di kabarkan sudah memiliki seorang istri, yang di nikahi baru-baru ini, tidak lain pujaan hatinya.

Saat media ini melakukan penelusuran kebenaran persoalan tersebut di Puskesmas Malili, tempat persalinan gadis tersebut, tampak masih menjalani rawat inap pasca melahirkan, pada kamis (16/6/17) kemarin, di ruangan bersalin tepatnya di kamar sawit 3.

Menurut salah satu petugas Puskesmas Malili yang enggan di publikasikan namanya, saat di mintai informasinya mengatakan, saya dengar begitu pak’ informasinya, kemarin oknum Polisi ini datang melihat FI untuk memastikan anak yang di lahirkannya, ungkapnya.

Namun, awalnya BF mengelak kalau anak tersebut bukanlah darah dagingnya, namun saat ibu bidan memperlihatkan bayi ini, dengan raut wajah mirip BF, akhirnya BF mengakui kalau bayi Putri ini merupakan darah dagingnya, mengutip informasi yang dia ketahui kepada awak media.

“Istri BF yang ikut memastikan, tiba-tiba jatuh pingsan mendengar pengakuan suaminya,”bebernya.

Ruangan rawat inap FI

Sementara ibu kandung FI (24) Feriani membenarkan kejadian tersebut kalau oknum polisi tersebut serta istrinya datang memastikan kelahiran anak saya,

“Lama mi’ saya tau pak’ kejadian ini cuman kami takut melaporkan oknum Polisi ini, karena anak saya (FI-red) di ancam dari BF,” ujar Feriani dengan raut wajah yang sedih.

Lanjutnya, kami hanya berharap pak’ oknum polisi ini mau menikahi anak saya, namun katanya dia mau nikahi tapi dengan catatan komandan nya tidak tau, ketusnya.

“Atas kejadian ini, kami sudah malu,”siri kasian ini pak’ dia harus segera nikahi anak saya,”tutupnya.

Hingga berita ini di turun kan, belum ada pernyataan resmi dari Kapolres Lutim terkait dugaan ulah anggotanya.

Penulis: Zhakral | Editor: Red.

Komentar

News Feed