oleh

Cegah Abrasi, 15.000 Pohon Bambu di Tanam Dibantaran Sungai Saddang

MATARAKYAT_TANA TORAJA – Cegah terjadinya abrasi dibantaran sungai, khususnya di sepanjang sungai saddang. Badan Lingkungan Hidup Tana Toraja canangkan program penanaman pohon bambu sebanyak 15.000 di Kabupaten Tana Toraja.

Proyek penanaman 15 ribu bambu sepanjang bantaran sungai saddang Tana Toraja ini guna mengantisipasi terjadinya abrasi disepanjang bantaran sungai saddang, dimana ada sembilan titik lokasi bantaran sungai yang akan ditanami pohon bambu.

Di rincikan, ke sembilan titik lokasi tersebut yaitu, di Kelurahan Sarira – Bungin, sebanyak 1.250 Pohon, Kelurahan Lapandan – Pantan 1.500 Pohon, Kelurahan Kamalipentalluan – Tampo 1.750 Pohon, Kelurahan Tiromanda – Rante – Sandabilik 2.250 Pohon, Kelurahan Pattan – Buri – Rea Tapokko’ 2.000 Pohon, Lembang Talion – Banga 2.000 Pohon, Lembang Talion Sarapeang – Kore Bare Batu 2.000 Pohon, Lembang Bua’ Tarrung 750 Pohon, Lembang Rano 1.500 Pohon.

Kepala Badan Lingkungan Hidup Tana Toraja, mengharapkan dengan adanya program penanaman pohon bambu ini dapat mencegah terjadinya abrasi disepanjang daerah aliran sungai saddang, tidak hanya itu juga pohon bambu yang ditanam dapat menjadi kebutuhan pokok masyarakat dalam setiap upacara adat.

“Bambu sangat kuat dalam menyerap karbondioksida dan melepas oksigen, bambu juga dapat menyimpan air dan menjadi kebutuhan pokok dalam kegiatan adat masyarakat.” kata Daud Balalembang, pada awak media, Sabtu Pagi (17/6/2017).

Diharapkan kepada masyarakat diwilayah bantaran sungai yang ditanami pohon bambu tersebut dapat memelihara dan melestarikannya.

“bambu yang di tanam dapat dipelihara oleh masyarakat karna bambu sangat penting dalam kehidupan kita.” harap Daud.

Penulis: Lisna | Editor: Zhakral.

Komentar

News Feed