oleh

Jangan Asal ! Ini Cara Pertolongan Pertama Pada Penderita Asma

MATARAKYAT – Baru-baru ini salah seorang teman saya tiba-tiba mengalami sesak napas, ia memang mempunyai riwayat penyakit asma. Saat itu, tak ada yang mengetahui persis bagaimana cara melakukan pertolongan pertama terhadap teman saya. Ada yang menyuruhnya untuk minum, ada juga yang menyuruhnya untuk berbaring.

Padahal hal tersebut tidak dianjurkan saat seseorang tiba-tiba terserang asma. Mengapa ? Menurut penjelasan medis, ketika seseorang terserang asma dan dan diberi minum, maka penderita asma akan tersedak air. lalu mengapa penderita asma tidak di anjurkan untuk berbaring ? Posisi duduk atau setengah duduk dengan cara menyandarkan si penderita pada tumpukan bantal lebih dianjurkan. Dengan posisi tesebut membuat rongga paru-paru lebih luas sehingga bisa membantu pernafasan si penderita. Jangan sekali-kali diposisikan dalam posisi tidur! Itu dapat memperparah penyakit yang diderita, sebab saluran pernafasannya dapat tersumbat karena posisi tidur yang salah.

Untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah cara pertolongan pertama yang dapat anda lakukan saat orang di sekitar anda terserang asma.

  1. Posisikan si penderita dalam keadaan setengah duduk dan sambil bersandar di tembok. Pada bagian leher, berikan bantal agar terasa lebih nyaman. Jangan sekali-kali memposisikan penderita dalam keadaan berbaring/tidur.
  2. Anda tidak boleh panik sehingga tidak memperburuk keadaan. Yang diperlukan hanyalah rileks dan santai. Tenangkan penderita Duduk, rileks, dan ambil nafas dalam-dalam.
  3. Pijatlah secara perlahan bagian jempok kakinya, tepatnya 3-5 cm diatas ruas jempol, itu adalah syaraf paru-paru.
  4. Jangan sekali-kali mengerumuni penderita, ini akan membuat penderita panik lantaran jumlah oksigen yang semakin berkurang. Berikan ruang agar penderita dapat mengatur napas.
  5. Sebisa mungkin hindari penderita dari sumber alergi yang mungkin memicu asma, misalnya debu, asap rokok, asap kendaraan, serbuk sari bunga, kutu hewan peliharaan, dll.
  6. Longgarkan baju penderita hingga dapat bernafas dengan lancar apalagi jika menggunakan pakaian ketat, penderita membutuhkan pakaian yang nyaman.
  7. Berikan inhaler kepada penderita untuk bisa menggunakan inhaler dengan baik. Anda bisa membantu memegang inhaler tersebut ketika digunakan. Biasanya penderita asma akan merasa sangat panik ketika serangan sehingga, terkadang jari tangan mereka tidak bisa memegang inhaler dengan baik. Semprotkan inhaler setiap 30-60 detik, maksimal 10 semprotan.
  8. Jika agak mendingan dan berhenti dalam waktu lima atau 10 menit, mintalah penderita untuk menghirup lagi satu dosis inhaler pelega. Bantuan medis seketika tidaklah vital, namun ia harus memberi tahu dokternya mengenai serangan itu. Berikan air hangat untuk diminum.
  9. Jika penderita berhenti bernafas atau kehilangan kesadaran, buka saluran nafasnya dan periksa pernafasan serta peredaran darahnya. bersiap-siaplah meresusitasi (memberikan nafas bantuan) jika perlu.
  10. Hubungi Ambulans

Peliput : * | Editor : Olive

Komentar

News Feed