oleh

Mengandung Babi, Empat Merek Mie Instan Ini Ditarik dari Peredaran

MATARAKYAT_JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) melakukan pencabutan nomor izin edar terhadap empat jenis mi instan asal Korea Selatan yang diketahui positif mengandung babi. Minggu, (18/6/2017)

Keempat produk mengandung babi tersebut, yakni Mi Instan Samyang rasa U-Dong, Mi Instan Samyang rasa Kimchi, Mi Instan Nongshim varian Shin Ramyun Black, dan Mi Instan Ottogi varian Yeul Ramen. Keempat produk ini diimpor oleh PT Koin Bumi.

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny Kusumastuti Lukito, mengatakan importir sudah melanggar ketentuan yang ada.

“Kalau mengandung babi, sewaktu diregistrasi sudah harus melaporkan ke kami. Maka akan saya kasih nomor registrasi sendiri khusus untuk yang mengandung babi dan satunya lagi yang tidak mengandung babi,” kata Penny

Tapi, Penny melanjutkan, setelah mendapat nomor registrasi dan surat izin impor, importir mengimpor produk yang tidak sesuai.

Informasi adanya kandungan babi pada empat produk mi instan asal Korea ini diketahui oleh BPOM dalam pengawasan saat barang sudah masuk ke pasar pasar

Penny menyebut juga bahwa ada laporan dari masyarakat atas produk-produk ini. Setelah dicek dan dilakukan uji laboratorium, ternyata memang positif mengandung babi.

BPOM sudah berkomunikasi dengan importir keempat produk ini, yakni PT Koin Bumi. Kepada importir, BPOM telah meminta kepada importir yang bersangkutan untuk melakukan penarikan produk-produk tersebut dari peredaran.

Penarikan produk merupakan konsekwensi karena BPOM sudah mencabut izin edar produk tersebut.

“Jadi harus segera ditarik dari peredaran, karena bisa dikenai sanksi importirnya kalau sampai ditemukan produk tanpa izin edar masih ada,” kata Penny.

 

 

Peliput : Rka | Editor : Red

 

 

Komentar

News Feed