oleh

Pasca Gempa, Warga Lutim Khawatir Bendungan Jebol, ini Penjelasan PT Vale

MATARAKYAT_LUTIM – Pasca gempa berkali-kali menerpa di wilayah tetangga Kabupaten Luwu Timur yakni Sulawesi Tenggara dan Sulawesi tengah, tentunya masyarakat Lutim di buat was-was, khususnya warga di seputaran bantaran sungai Malili.

Pasalnya, di khawatirkan terjadi bencana baru yakni jebolnya bendungan PLTA PT. Vale di tiga titik yakni Balambano, Larona dan Karebbe.

Foto: ketiga bendungan PLTA PT. Vale di Luwu Timur.

Menanggapi hal tersebut, Senior Meneger Komunikasi Bayu Aji meyakinkan bahwa ketiga bendungan di Lutim masi dalam keadaan normal.

“Pasca gempa yang terjadi di Morowali semalam dengan magnitude 5.0SR, tim terkait telah melakukan pengecekan pada poin pertama dan hasilnya masih dalam kondisi normal,” ungkap Bayu, minggu (18/06/17).

Selain itu kata Bayu, nantinya pihak PT Vale akan melakukan pengecekan kedua dan hasilnya akan di ketahui dalam beberapa hari kedepan.

Dijelaskannya, PT Vale Indonesia memiliki beberapa standard Oprasional yang baku dalam melakukan pengecekan kondisi bendungan yang ada di Luwu Timur.

Dalam pasca gempa yang terjadi, PT Vale telah melakukan pengecekan kondisi bendungan, bebernya.

Dikatakan Bayu, visual inspeksi untuk mendapatkan gambaran awal terutama pada alat atau area kiritikal berupa, kondisi beton, tubuh bendung, bangunan powerhouse dan debit kebocoran head pond.

Pengambilan data pada instrumen-instrumen bendungan baik operasional maupun alat ukur gempa yang cukup kompleks untuk kemudian dianalisa, dan Pelaporan hasil pemeriksaan dan analisa kepada management dan juga Balai Keamanan Bendungan, papar Bayu.

Penulis: Zhakral | Editor: Akbar Karca

 

Komentar

News Feed