oleh

Siswa Gebuk Guru Pake Kursi, Akibat Rapor Merah

MATARAKYAT_KALBAR – Prosesi penerimaan rapor di sekolah seyogyanya dijadikan bahan evaluasi bagi seluruh siswa namun EY (20) berbanding terbalik dengan menjadikan kenduri balas dendam terhadap guru yang dinilainya memiliki peran hingga tak naik kelas hingga babak belur.

Kejadian siswa pukul guru memang bukan pertama terjadi beberapa hal serupa mewarnai dunia pendidikan dan terakhir terjadi di SMAN 1 Kubu Raya Kalimatan Barat. EY seorang siswa bukannya memuliakan seorang guru,  malah memeberikan bogem mentah ke PR seorang guru hingga beberapa bagian muka guru malang itu memar. Sungguh terlalu.

Pemukulan siswa terhadap guru ini dibenarkan Kasub. Humas Polda Kalbar, Kompol Cucu Syaifuddin kepada wartawan termasuk kontributor Matarakyatmu.Com di Pontianak, Burhanuddin. Disampaikan Kompol Cucu Syaifuddin bahwa korban seorang perempuan berinisial PR (34).

Saat itu, EY yang merupakan siswa kelas X SMAN 1 Kubu, Kecamatan Kubu, Kabupaten Kubu Raya tidak terima karena tidak naik kelas. Saat pembagian rapor, nilai yang didapatkan EY membuatnya tetap tinggal di kelas X.

“EY merasa sakit hati kepada PR karena beranggapan bahwa nilai mata pelajaran yang diajarkan oleh korbanlah yang menyebabkan dirinya tidak naik kelas, ujarnya.  Setelah naik pitam, EY langsung mengambil sebuah kursi kayu didekatnya untuk digunakan sebagai alat untuk menganiaya gurunya tersebut,” beber Cucu. Kini, EY tetap mendekam di sel Polres Kubu Raya untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Liputan : Burhanuddin    |   Editor  : Akbar Karca

Komentar

News Feed