oleh

Miris, Jatah Raskin Nenek Jompo ini Disunat

MATARAKYAT_LUTIM – Penyaluran beras miskin (Raskin) atau yang di sebut beras kesejahteraan (Rastra) di kabupaten Luwu Timur duga masih tidak tepat sasaran.

Hal ini di alami salah seorang warga Dusun Jati Sari, Desa Mekar Sari, Kecamatan Kalaena Lutim.

Warga yang sudah berusia lanjut ini, hanya di berikan oleh aparat Desa beras raskin sebanyak 30 Kilogram, sementara warga lainnya yang masih berusia muda mendapatkan beras sebanyak 45 kilogram, hal ini di ungkapkan Yeni Yaida warga Kalaena, rabu (21/06/17).

Lanjutnya, ini tidak adil pak’ pembagian Rastra pasalnya warga yang sudah janda dan jompo yang terkena sakit strok hanya mendapakan pembagian beras sebanyak itu, ujarnya.

Dikatakannya, kenapa justru orang yang layak mendapatkan hanya di beri 2 sak dan namanya terkafer dalam pendataan, sementara yang tidak layak tidak terkafer namanya dalam pendataan, kok’ di berikan 3 sak.

“Kok korbannya orang yang sudah tua,seharusnya yang di berikan 2 sak itu, yakni orang pengganti bukan orang yang namnya terkafer dalam pendataan,” bebernya.

Senada dari itu, Yuliana Safitri yang juga warga Kalaena mengatakan, Maaf pak’ saya dengar sendiri orang yang tidak punya apa-apa mengeluh dan mengatakan, bahwa dirinya tak pernah di berikan raskin, sementara yang saya lihat orang yang habis panen malah dapat.

“Saya bicara begini ada buktinya kenapa kalau mau adail di kasi rata saja bagi yang memiliki kartu dan tidak, kan adil, nah’ kalau memang ngga cukup di pilih dulu yang mana layak di kasi biar adil,” tutupnya.

Penulis: Zhakral | Editor: Akbar Karca.

Komentar

News Feed