oleh

Diduga, Kebal Hukum Pelaku Pengroyokan Tidak Ditahan.

MATARAKYAT_JENEPONTO – Seorang warga Makassar Samsul harus menjadi korban pengoroyokan oleh sekelompok geng pemuda yang terkenal di Jeneponto terbilas sadis dan kebal hukum yaitu, Lima Jari. Sabtu, (3/6/17) sekira pukul 17:30 wita menjelang buka puasa.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun, Matarakyatmu.com saat itu korban dari Makassar bertujuan ke Jeneponto untuk menghadiri acara buka puasa bersama dirumah orang tua kakak ipar korban yang tepat berada didepan Polres Jeneponto dan tidak jauh dari lapangan Passamaturukan Kec. Binamu yang merupakan tempat kejadian perkara tersebut.

Ada pun yang berhasil dihimpun, bahwa awal mula kejadian tersebut diketahui, bermula saat kekasih korban diejek-ejek oleh salah seorang pelaku. Sehingga korban pun meminta kepada kekasihnya untuk menemui mereka Tiba-tiba, saat itu ketua geng Lima Jari yaitu, Pitung langsung mendatangi korban dan mengatakan dirinya yang mengejek kekasihnya.
” Saya yang bilangi, kenapa ?”

Setelah mengakui ejekannya secara bersamaan para pelaku pun langsung menyerang korban bersama dengan rekan-rekannya yang diketahui, berjumlahkan sekitar lima orang. Korban pun dipukuli dan bahkan hampir ditebas oleh para pelaku. beruntung, saja saat itu korban berhasil melarikan diri masuk kedalam gank rumah mertua kakak kandungnya.

Setelah kejadian itu, korban pun melaporkan kejadian tersebut dipolres Jeneponto sejak tanggal (3/6/17) dan Ironinya, hingga saat ini para pelaku masih saja berkeliaran berada didepan Polres Jeneponto. Foto salah satu pelaku yang diketahui, bernama Pitung masih saja berada dilapangan sore tadi.

Liputan : A. Moel  |   Editor : Akbar Karca

Komentar

News Feed