oleh

Geng Lima Jari Tetap Berseliweran. Ini Sikap Kapolres Jeneponto?

MATARAKYAT_JENEPONTO – Terkait, dugaan para pelaku penganiyaan genk ” Lima Jari” yang hingga saat ini belum dilakukan penahaan oleh petugas Polres Jeneponto yaitu. saat dikonfirmasi penyidik Bripka Riri mengatakan bahwa hasil visum dari pihak rumah sakit belum ada. Jum’at (23/06) sekira pukul 11:30 Wita.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, setelah korban Samsul (24) melaporkan kejadian dipolres jeneponto akibat yang telah dialaminya Sabtu, (3/6/17) saat menjelang buka puasa. Hanya berselang sehari setelah kejadian tersebut kakak kandung dari salah satu pelaku yang bernama Didin yang diketahui bernama Yayu menggunakan akun facebook
(Citra Ayu Lestari Erang) berkomentar melalui akun facebook miliknya mengatakan bahwa percuma saja kalian melaporkan kejadian pengroyokan itu, memang adek ku belum ada yang dia bunuh.

Tapi,sebelumnya, sudah ada empat orang diparangi bahkan ada yang putus dan tidak terpores hingga ke persidangan, selain itu. Inilah salah alasannya, pelaku diduga kebal hukum setelah korban dan saksi menjalani pemeriksaan oleh penyidik Bripka Riri anggota penyidik Polres Jeneponto masih saja menghirup udara segar. ironisnya, para pelaku beberapa hari ini masih saja berkeliaran didepan Polres Jeneponto tepatnya, dilapangan passamturukan.

“Berapa katanya sudah na bunuh?? itu orang tua, kita suruh pulang dia pergi teriak-teriak dibelakang, na bilang mami warga tidak adapi na bunuh didengar tapi 4 korban sudah natebas tangannya trus diselesaikan sama polisi dengan cara keluargaan dan tidak di injak-injakji dan tidak di penjara juga” inilah kutipan komentar Yayu dari kakak kandung salah satu pelaku pengroyokan yang diketahui, bernama Didin.

Pihak keluarga pun sudah sering berupaya untuk berkondinasi dengan penyidik untuk menipis namun tetap saja alasanya menunggu hasil visum. Padahal saat kejadian diketahui saat itu para pelaku ada yang membawa parang. Sedangkan, Kapolres Jeneponto Akbp Hery saat dikonfirmasi perihal hal tersebut mengatakan bahwa akan menindak lanjuti kasus tersebut. “Terima kasih infonya, saya akan tindak lanjuti.” Janjinya Hery melalui pesan WhatsApp sore tadi.

Liputan : A Moel  |  Editor : Akbar Karca

Komentar

News Feed