oleh

Laka Tunggal di Pangkep, 4 Orang Tewas, ini Penyebabnya

MATARAKYAT_PANGKEP – Jalan trans Sulawesi tepatnya Kampung Japing-Japing/Soreang, Kelurahan Bonto Langkasa, Kecamatan Minasate’ne, Kabupaten Pangkep KM 45-46, kembali menelan korban.

Informasi yang di himpun, satu unit mobil bermerk Honda Mobilio bernomor Polisi DP 88 FD mengalami laka tunggal,ini terjadi, jumat (23/06/17) sekitar pukul 06.00 wita.

Peristiwa naas ini terjadi saat mobil mini bus tersebut dari arah Makassar ke Pare-Pare, yang di kemudikan Lukman dengan kecepatan tinggi, tepat di pertengahan jalan ban pecah dan tak terkendalikan hingga mini bus terjun ke selokan.

Akibatnya, belasan belasan penumpang yang hendak mudik mengalami luka serius, empat orang di antaranya di nyatakan meninggal dunia. Selain itu, tampak kendaraan tersebut ringset pasca terjun di selokan tepi jalan.

Sementara itu, Lukman selaku pengemudi di kabarkan kabur setelah insiden dan sampai saat ini masih dalam tahap pengejaran pihak berwajib.

Atas kejadian tersebut, Kapolda Sulsel Irjen Pol Muktiono perihatin serta menghimbau agar para pemudik berhati-hati dalam perjalanan agar terhindar dari hal-hal yang tidak di inginkan.

Di jelaskannya, mobil tersebut hanya berkapasitas 7 orang, namun hal ini di paksakan memuat sedikitnya 10 orang, katanya kepada awak media.

“Berkali-kali pengendara kami himbau agar muatan tidak melebihi kapasitas, karena hal ini memicu, terjadinya kecelakaan lalu lintas,” tandas Muktiono.

Ia menghimbau, agar masyarakat mengutamakan keselamatan, untuk diri sendiri dan keluarga termasuk orang lain,”tolong ini dipatuhi, taati dan cek selalu kendaraan saat digunakan,” kuncinya.

Tampak korban Laka tunggal saat di evakuasi pasca insiden tersebut, jumat (23/6).

Sekedar di ketahui, berikut nama korban laka tunggal, yakni:

1. Hasanuddin (44) warga Jalan Andi Palili, Kabupaten Wajo, mengalami luka serius yaitu, darah keluar dari hidung, telinga, telinga sebelah kanan putus, patah terbuka pada pergelangan tangan kiri, bengkak pada kepala bagian kanan dan meninggal dunia di TKP.

2. Burhanuddin (42) warga Jalan Andi Palili, Kab. Wajo mengalami keluar darah dari hidung dan telinga dan meninggal dunia dalam perjalanan ke RSUD Pangkep .

3. Dasri (29) warga Dusun Lamonnyi Desa Lauwa, Kab. Wajo mengalami luka memar pada kelopak mata sebelah kanan, luka robek pada betis kaki kanan, keluar darah dari hidung dan meninggal dunia di RSUD Pangkep.

4. Muis (40) warga Jalan Tenri Sau, Kab. Wajo mengalami keluar darah dari hidung dan meninggal dunia di RSUD Pangkep .

5. Ambo Upe (23) Kampung Bunga Wae, Desa Tangkoro, Kecamatan Pitumpanua, Kab. Wajo mengalami sakit pada bagian leher, sakit pada paha kaki kanan dan mendapat perawatan di RSUD Pangkep.

6. Syamsidar (43) warga Kampung Bola Bakka, Kel. Bulete, Kec. Pitumpanua Kab. Wajo mengalami sakit pada paha kaki kiri, sakit pada punggung dan mendapat perawatan di RSUD Pangkep.

7. Andini (5) warga Kampung Bola Bakka, Kel. Bulete, Kec. Pitumpanua Kab. Wajo mengalami sakit pada bagian mulut dan mendapat perawatan di RSUD Pangkep.

8. Gusmianti (37) warga Kampung To Barakka, Kel To barakka, Kec Pitumpanua, Kab. Wajo mengalami sakit pada tulang belakang, sakit pada dada, luka lecet pada siku tangan kanan dan mendapat perawatan di RSUD Pangkep.

9. Nur Rahmi (14) Pelajar, warga Kampung Mattiro Walie, Desa Batu, Kec Pitumpanua, Kab Wajo mengalami luka lecet pada pelipis sebelah kanan, sakit pada bagian perut dan mendapat perawatan di RSUD Pangkep.

10. Sudirman (26) warga Kampung Buriko, Desa Tellesang, Kec Pitumpanua, Kab Wajo mengalami luka robek pada alis sebelah kiri, sakit pada bagian dada dan mendapat perawatan di RSUD Pangkep.

Peliput: Akbar Karca | Editor: Zhakral.

Komentar

News Feed