oleh

Mencintai Sesama Jenis Kelamin. Sehatkah ?

MATARAKYATMU –  LGBT adalah singkatan dari Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender. Namun yang akan dibahas kali ini lebih ke Lesbian. Lesbian merupakan istilah bagi perempuan, yang mengarahkan pilihan orientasi seksualnya pada sesamanya. Hampir semua wanita Lesbi awalnya adalah wanita normal, namun ada beberapa faktor yang mendorongnya untuk menjadi lesbi. 

“Saya awalnya adalah wanita normal yang menyukai pria, hingga suatu hari saya mengalami trauma berat dengan pria yang sangat saya cintai. Saat itu rasa sakit hati saya tak dapat terbendung lagi, saya berjanji ga mau jatuh cinta lagi. Disaat bersamaan saya dikenalkan oleh salah seorang teman saya, dengan wanita yang bergaya seperti laki-laki. Awalnya saya hanya berkenalan kemudian bertukaran nomor HP, wanita tomboy ini mengubah gaya hidup saya.” (Wawancara 5 Mei 2017)

Selain faktor trauma lantaran pernah disakiti, salah satu faktor yang paling mempengaruhi adalah pergaulan. Banyak hal yang dapat mempengaruhi seseorang untuk menjadi Lesbian, faktor lingkungan dan traumatik masa kecil, selain itu tidak menutup kemungkinan juga dengan faktor ekonomi dan faktor coba-coba.

“Saya mulai tertarik dengan sesama jenis saat menginjak banggku perkuliahan, awalnya saya mengalami trauma dengan mantan pacar saya yang melakukan kekerasan fisik saat masih bersama saya. kemudian saat kuliah saya mulai bergaul dengan para lesbi, awalnya hanya coba-coba sampai perlahan rasa tertarik saya pada pria makin hilang.” (Wawancara 8 Mei 2017)

Disini yang paling berperan penting adalah, bagaimana cara keluarga khususnya orang tua untuk tetap bisa memperhatikan anaknya. Salah satu narasumber yang merupakan Exlesbi menceritakan, bahwa ia pernah menjadi seorang Lesbian lantaran ia menjadi anak dari keluarga Broken Home.

“Selain karena perasaan disakiti oleh lelaki, saya memilih untuk menjadi lesbian karena saya berasal dari keluarga Broken Home. Kebiasaan melihat ayah memukul ibu ketika masih kecil, menimbulkan perasaan takut, benci dan dendam pada sosok laki-laki, sehingga membuat saya enggan untuk dekat apalagi hidup dengan lelaki.” (Wawancara 8 Juni 2017)

Sadar atau tidak dengan menjalin hubungan sesama jenis, banyak penyakit yang mengintai tubuh kita. Salah satunya penularan HIV/AIDS lebih rentang pada kaum LGBT. untuk menghindari agar tidak jaduh pada pergaulan yang salah, mendekatkan diri pada agama adalah pilihan terbaik.

Penilis : * | Editor : Olive

Komentar

News Feed