oleh

Penerimaan Siswa Baru Perdayakan Pungli dan Calo, ini Sanksinya

MATARAKYAT_MAKASSAR – Guru ataupun Pihak Sekolah yang Berani Bermain Pungutan liar (Pungli) di penerimaan siswa baru (PSB) untuk sekolah menengah umum (SMU) atau sekolah menengah kejuruan akan mendapatkan sanksi keras, hal tersebut di tegaskan Irman Yasin Limpo Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi di sela-sela open housenya di jalan Lanto Daeng Pasewang, Rabu (28/06/2017).

Irman menjelaskan pencaloan dan pungutan liar tidak bisa terus dibiarkan ini merusak citra pendidikan untuk penerimaan siswa baru untuk SMA dan SMK Sulsel.

“Saya tegaskan kepada seluruh kepala sekolah ataupun pihak sekolah, agar tak ada pencaloan, dan pungutan liar terhadap calon siswa baru yang ingin mendaftarkan diri,” ujar None sapaan Irman.

Irman menambahkan, jika ada Guru atau pihak sekolah yang terbukti melakukan pungli dan pencaloan, Dinas Pendidikan Sulsel akan memberhentikan oknum tersebut.

“Akan saya berhentikan oknum guru ataupun pihak sekolah, tidak sampai 1 jam, surat pemberhentiannya segera keluar jika terbukti lakukan pungli dan pencaloan terhadap calon siswa baru,” pungkasnya.

Sekolah yang sudah menerima dana bantuan operasional sekolah (BOS), tidak dibolehkan meminta pungutan dari PPDB. Namun dalam praktiknya, pungli ini masih kerap terjadi.

dijelaskan di dalam Undang-Undang No. 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional disebutkan bahwa, pemerintah dan pemerintahan daerah menjamin terselenggaranya wajib belajar minimal pada jenjang pendidikan dasar tanpa memungut biaya.

Penulis: Akbar Karca | Editor: Zhakral.

Komentar

News Feed