oleh

Polisi Endus Ada Peningkatan Sarana Air Bersih di Desa Atue Diduga Fiktif

MATARAKYAT_LUTIM Kegiatan peningkatan sarana air bersih di Desa Atue, Kecamatan Malili, Luwu Timur, diduga fiktif.

Dari hasil penyidikan Polres Luwu Timur, terdapat dugaan fiktif dengan anggaran sebanyak Rp 324 juta, pada kegiatan peningkatan sarana air bersih tahun 2016 lalu.

Kapolres Luwu Timur, AKBP Parojahan Simanjunta, kepada media, Senin (03/07/17), mengatakan bahwa anggaran sebanyak Rp324 juta tersebut berasal dari Anggaran Dana Desa (ADD), desa Atue, yang dimana kegiatan tersebut tidak dilaksanakan sesuai dengan harapan.

“Kegiatannya tidak dilaksanakan padahal anggarannya ada namun tidak jelas untuk kegiatan sarana air bersih menggunakan ADD senilai Rp324 juta. Ini yang kita sementara selidik karena terindikasi atau diduga fiktif,” ungkapnya.

Selain itu, Bendahara Desa Atue dan beberapa pihak terkait kini masih menjalani pemeriksaan untuk dimintai keteragan lebih lanjut terkait dugaan fiktif tersebut.

“Bendahara Desa Atue saat ini sedang menjalani pemeriksaan untuk dimintai keterangan diruang penyidik. Ada juga beberapa pihak terkait lainnya yang juga ikut dimintai keterangan,” ungkapnya.

Lanjut Parajohan, nantinya akan diadakan gelar perkara setelah bukti-bukti sudah dinyatakan cukup untuk dilakukan gelar peningkatan satatus dari penyelidikan menjadi penyidikan. “Yang pasti, pertanggung jawabannya sudah terbit,” ungkap Parojahan.

Liputan: Zhakral | Editor: Akbar Karca.

Komentar

News Feed