oleh

DPRD Lutra Hering Jajaran RSUD Andi Djemma, ini Masalahnya

-Daerah-1.091 views

MATARAKYAT_LUTRA – Komisi I DPRD Kab. Luwu Utara menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terhadap RSUD Andi Djemma Masamba terkait Aspirasi Masyarakat yang masuk di Komisi I atas pelayananan Rumah Sakit yang di anggap kurang becus.

RDP ini berlangsung di Ruang Rapat Gabungan Komisi, pada Selasa, (04/07/17).

Pada Kesempatan tersebut, Ketua Komisi I, Sudirman Salomba, pada saat memimpin RDP menyampaikan bahwa, selaku pelayan masyarakat bahwa kita seharusnya malu apabila ada masyarakat kita yang terus-terus mengeluh terkait pelayanan karena kami di Dewan tidak henti-hentinya Masyarakat mendatangi kami DPRD untuk memberikan Aspirasi maupun pada saat Reses, bahkan langsung mendatangi kediaman kami maka dari itu pak Direktur agar kiranya selaluki perhatikan pelayanan kepada Masyarakat,”ungkap Sudirman kepada Dr. Hariadi selaku direktur RS.Andi Djemma.

Atas aduan tersebut, Direktur RSUD A.Djemma Masamba Dr.Hariad meminta maaf atas pelayanan yang selama ini apabila belum memuaskan masyarakat, tapi kami akan selalu berusaha untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Insya Allah kami akan selalu evaluasi staf kami sehingga mereka mampu memberikan pelayanan yang baik. Jadi, kami akan terus berusaha menata serta mengelola rumah sakit tersebut serta berusaha memenuhi atas Aspirasi Masyarakat melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kab. Luwu Utara,”ungkap Hariadi.

Di Akhir RDP ini Ketua DPRD Drs.H.Mahfud Yunus,MM selaku ketua DPRD Lutra, memberikan masukan kepada di Rektur RSUD A.Djemma Masamba bahwa Profesionalki dalam mengelola serta melakukan pelayanan kepada masyarakat terutama masalah Melayani Masyarakat, kebersihan karena kebersihan adalah bagian dari iman.”jadi tolong pak Direktur kelolaki dengan baik itu Rumah Sakit jangan sampe kotor dan Amburadul demi kemajuan Rumah Sakit kita,” tandasnya.

Kemudian Tarif yang masuk di Rumah sakit agar kiranya di hentikan sementara karena belum jelas Perdanya belum ada, kalau Perda sudah ada, baru lakukan tarifnya termasuk tenaga sukarela agar diterima sehingga ilmunya tidak hilang karena ilmuji mereka cari jadi mari selamatkan generasi kita apa lagi tidak di gaji ji jadi tolong diterima,”ungkap, politisi senior Partai Golkar.

Liputan: Rama | Editor: Zhakral.

Komentar

News Feed