oleh

Jika Terbukti, Ridho Rhoma Diancam 4 Tahun Penjara

MATARAKYAT_JAKARTA, Setelah melalui proses penyidikan secara marathon oleh kepolisian, akhirnya kasus penyalagunaan narkoba oleh Ridho Irama dinyatakan P21 dan siang tadi (4/6) diajukan ke kursi pesakitan PN Jakarta Barat. Dia diancam hukuman empat tahun oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) sementara penyuplai barang masih terus dalam pengejaran aparat hukum.

Sekitar pukul 14.15 WIB, rombongan mobil minibus milik Rutan Salemba yang mengantar anak raja dangdut ini tiba di Pengadilan Negeri Jakarta Barat. Ridho yang mengenakan baju kemeja berwarna putih, celana panjang hitam dan memakai peci putih di kepalanya, terlihat memasuki ruang tahanan Pengadilan Negeri Jakarta Barat bersama puluhan tahanan lainnya.

Tak sepatah katapun keluar dari mulut Ridho dan terus menunduk sembari berbaris dan berjalan menuju ruang tahanan untuk menjalani sidang perdana oleh majelis hakim yang dipimpin Wakil Ketua PN Jakarta Barat, Edison.  Ridho Rhoma ditangkap bersama dengan rekannya yang berinisial MS alias IAN yang diduga mengkonsumsi narkoba jenis sabu dan diancam hukuman pidana penjara selama 4 tahun.

Polisi menjerat Ridho melanggar pasal 112 ayat (1) sub pasal 127 juncto pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika. Sementara MS dijerat dengan pasal 114 ayat (1) sub pasal 112 ayat (1) juncto pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dan/atau pasal 62 Undang-Undang Nomor 5 tahun 1997 tentang psikotropika.

“Berdasarkan hasil penyelidikan, dua tersangka ini adalah merupakan pengguna, sementara, karena ini masih berproses,” ujar Kapolres Jakarta Barat Kombes Roycke Harry Langie dalam pernyataannya kepada wartawan sesaat setelah penangkapan.

Dari penangkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti berupa sabu 0,7 gram dan pil penenang Dumolid serta alat hisap sabu. Roycke menyebut saat ini pihaknya masih memburu satu orang pelaku lainnya yang berinisial A.

Liputan : Razak Mujur       |  Editor : Akbar

Komentar

News Feed