oleh

PT. Truba Terapkan Pelepasan Hak, Puluhan Karyawan “Serbu” DPRD Lutim

MATARAKYAT_LUTIM – Puluhan karyawan yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Miskin Lingkar Tambang Luwu Timur menggelar audiens dengan sejumlah anggota DPRD Lutim khususnya Komisi I, di ruang rapat komisi, selasa (04/07/17).

Kedatangan tersebut dalam rangka membahas terkait peraturan pelepasan hak untuk karyawan yang diberlakukan oleh perusahaan PT. Truba Jaya Engineering Office, Sorowako Luwu Timur.

Ketua Komisi I DPRD, Badawi Alwi mengatakan, persoalan ini bisa di bawah ke ranah perselisihan tenaga kerja, dan ini merupakan kasus yang langkah, ungkapnya.

“Kita akan agendakan ulang dan memanggil semua pihak di antaranya, PT Vale Indonesia, Dinas Tenaga Kerja, PT. Truba Jaya Engineering Office, dan pihak Aliansi Rakyat Miskin Lingkar Tambang Luwu Timur,” tandas Badawi.

Informasi yang di himpun, metode yang dilakukan PT. Truba Jaya Engineering Office yakni mewajibkan karyawan untuk menandatangani surat pelepasan hak, dengan dalih karyawan di anggap mengundurkan diri ketika hal tersebut tidak dilakukan.

Ini di nilai merupakan pembodohan yang dilakukan perusahaan terhadap karyawan, untuk menghindari tuntutan hak-hak karyawan terhadap perusahaan di antaranya, pesangon dan lain-lain, sebagaimana di atur dalam Pasal 156 ayat (1) Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan (UU No.13/2003).

Sementara besaran nilai uang pesangon, dan/atau uang penghargaan masa kerja serta uang penggantian hak (pesangon) tersebut, adalah sebagaimana ditentukan dalam Pasal 156 ayat (2), ayat (3), serta ayat (4) UU No.13/2003 yang diperhitungkan dengan lamanya masa kerja.

Di ketahui, Selain Badawi Alwi Ketua Komisi I DPRD, juga di hadiri anggota Dewan Komisi I antara lain, Herdinang, Leonar Bongga, KH Suardi Ismail dan Idrus.

Liputan: Zhakral | Editor: Akbar Karca.

Komentar

News Feed