oleh

Ponggawa Pemuda Pancasila Tersinggung, Sidang Amdal Grand Mall Maros Ricuh

-Daerah-1.925 views

MATARAKYAT_MAROS – Keberadaan Grang Mall di Batangase, Kab. Maros, terus mendapat sorotan tajam warga. Selain tak memiliki Analisa Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) juga diduga telah merugikan pemerintah dari retribusi IMB.

Kini, Grand Mall berdiri mewah dipinggir jalan negara poros Makassar-Parepare, tepat di Batangase. Ada beberapa keunikan dari bangunan ini diantaranya ditengarai ada skenario merugikan Pemkab Maros dari sisi pajak yaitu Nilai Jual Objek Pajak (NJOP).

Harga tanah tidak sesuai NJOP lazim dengan modus persekongkolan. Modus operandi dilakukan dengan cara mencantumkan harga tanah di bawah harga yang berdampak ke NJOP.

Modus selanjutnya, pengurusan IMB dengan memberikan keterangan luas bangunan
tak sesuai kondisi luas sebenarnya hingga Pemkab Maros diharap memeriksa ulang berkas disesuaikan fakta kekinian dilokasi.” Jika ditemukan ada ketidak sesuain maka harus ada bertanggungjawab,” ujar Adi Sabila, penggiat LSM di Maros.

Terakhir, sangat disesalkan sebab Grand Mall berdiri megah tanpa dilindungi dokumen AMDAL. Pihak BLH Maros baru hari ini mengundang beberapa pihak untuk membahas AMDAL Grand Mall. Rapat yang dipimpin A. David Syamsuddin, Ka. BLH Maros sempat deadllock dikarenakan ketersinggungan pengurus Ormas Pumuda Pancasila setempat.

Pengurus PP bereaksi dalam sidang saat salah seorang oknum anggota DPRD Maros membuat pernyataan bahwa pihak manajemen Grand Mall dapat mengakomodir PP dalam perusahaan. “Kami persoalkan Grand Mall bukan ada maksud dan tendensi tertentu tapi murni idealisme. Kami tidak ada makaud meminta sesuatu,” ujar Rodi, Ketua PP Maros.

Pernyataan oknum anggota dewan berinisial AE sangat mencoreng lembaga PP dan minta dipertanggungjawabkan oleh bersangkutan, tambah Rodi. Suasana gaduh sidang untuk meminta saran dan pendapat yang berlangsung di Baruga A tadi (5/6) membuat diskors hingga batas tak ditentukan.

Liputan : Jumadi  |  Editor. : Akbar Karca

Komentar

News Feed