oleh

Diduga Berkedok Esek-Esek, 8 Pelayan Warkop di Wawondula Terjaring Razia

-Daerah-1.748 views

MATARAKYAT_LUTIM – Delapan pelayan warung kopi di Kecamatan Wawondula, Kabupaten Luwu Timur tepatnya wilayah bendungan terjaring razia, yang digelar Satpol PP serta di backup anggota Polres, Lutim, kamis malam (06/07/17) pukul 08.35 WITA.

Informasi yang di himpun, digelarnya razia ini, di sebabkan adanya aduan masyarakat bahwa, usaha warung kopi tersebut di duga berkedok esek-esek atau sarang prostitusi.

Pembeli tak hanya di sugukan secangkir kopi, namun di sugukan pula minuman beralkohol jenis bir. Tak hanya itu, sejumlah pelayan diduga menawarkan ke pembeli untuk berhubungan badan dengan biaya berpariasi tergantung penawaran kedua bela pihak.

Baharuddin, kabid penegakan Perda Satpol PP Luwu Timur mengatakan, atas aduan masyarakat kami lakukan razia di sejumlah tempat usaha warung kopi sebagai tindakan laporan warga.

Sebelumnya kata Bahar, sekitar pukul 05.00 Wita sore, kami terjunkan dua orang personil melakukan penyamaran untuk bertidak sebagai pembeli. Dengan tujuan, untuk memastikan betul tidaknya laporan warga kalau warung kopi di wilayah tersebut berkedok esek-esek, selang dua jam anggota sudah memberikan informasi bahwa, mereka di tawarkan untuk berhubungan badan layaknya suami istri, sekaligus di suguhkan minuman beralkohol jenis Bir, ujarnya.

Lanjutnya, atas informasi anggota, kami terjun ke TKP untuk menggelar razia dan mengamankan 8 pelayan warung kopi serta barang bukti berupa minuman beralkohol jenis Bir sebanyak satu krat yang masih tersegel, terangnya.

“Kedelapan pelayan sudah di amankan di kantor Satpol PP serta BB, sekaligus di serahkan ke Dinas Sosial untuk di lakukan pembianaan besok,” paparnya.

Di tambahkannya, ini di lakukan dalam rangka memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi masyarakat, kuncinya.

Pantauan awak media, setiba di kantor Satpol PP, kedelapan pelayan ini diberikan pencerahan agar tidak lagi melakukan perbuatan yang sama.

Sekedar di ketahui, pelayan tersebut terdiri dari, satu orang berasal Toraja, dua orang asal Palopo, tiga orang dari Rante Paccu Kecamatan Baebunta Lutra, satu orang Lamasi Jawa Walmas dan satu orang dari Pare-Pare.

Liputan: Zhakral | Editor: Akbar Karca.

Komentar

News Feed