oleh

Miris, Ke Tingkat Nasional, Tak Ada Dana Disiapkan, Putri Duta Wisata Asal Lutra Jalankan Proposal

MATARAKYAT_LUTRA – Pada event Duta Wisata tingkat Sulsel baru-baru ini Tita Kumala putri Duta asal Kabupaten Luwu Utara terpilih mewakili Sulsel ke tingkat Nasional. Namun disayangkan, untuk melaju pada event Duta wisata tingkat Nasional di Jakarta mendatang, Putri wisata ini harus membawa proposal sendiri dari kantor ke kantor hanya untuk mencari biaya mengikuti event selanjutnya.

Di temui di salah satu Dinas, Tita Kumala mengakui kalau ini di lakukan karena ketidak adanya biaya yang diberikan oleh Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Selatan untuk mengikuti ajang tingkat Nasional tersebut.

“Saya sudah terlanjur ikut, sudah sampai di propinsi. Walau tidak ada perhatian dari pemerintah propinsi saya tetap bertekat untuk ikut,” ucap Tita, Rabu (5/7/2017) kemarin.

Sementara itu, Karemuddin Selaku Anggota DPRD dan juga Ketua PAN Luwu Utara mengatakan, kalau kita yang harus pergi untuk promosikan wisata Luwu Utara berapa anggaran lagi yang harus di gunakan, bisa mencapai Milyaran.

Tetapi, kalau ini adik kita dampingi atau di danai oleh Daerah, tidak bakalan rugi itu satu kepala Dinas di Luwu Utara kalau mereka keluarkan uangnya 1 rupiah atau dua rupiah lewat kepala Dinas Parawisata menjadi sumbangan yang tidak mengikat pada mereka, karena ini adalah aset dan sangat memalukanlah kalau dia pergi sendiri yang hanya di dampingi orang-orang yang peduli dan ikhlas membantu serta dia masuk di kantor-kantor membawa proposal,” ini tidak boleh terjadi, ini tidak salah tetapi tidak etis,” ujarnya.

Cukup Dinas Parawisata ini yang menjadi menjadi terdepan karena gawenya dan tidak boleh di jadikan alasan klasik bahwa tidak ada uang, kita terbukalah kebupati dan SKPD lain bahwa kami tidak ada uang karena ini tidak di anggarkan, kata Karemuddin.

“Kedepannya kita berharap ada kesiapan khusus anggaran dalam rangka pembinaan bakat anak-anak kita di Luwu Utara baik bidang budaya, olahraga, seni dan lain-lain karena ini penting, tandasnya.

Lanjut Kameruddin, kalau bisa Dinas Parawisata yang mengambil alih supaya kalau bisa di buatkan tim atau apalah namanya untuk mendapingi anak kita ini yakni Tita Kumala.

Menurutnya, sebenarnya ini sudah di siapkan kalau perlulah semua peralatannya di sediakan maka dari itu kita berharap Dinas Parawisata mendampingi.

Karemuddin juga meminta kepada Tita Kamila agar tak patah semangat dan tetap berjuang mengharumkan nama Daerah ini dan keluarga.

“Sabarki’, teruslah berjuang, bawa nama baik Luwu Utara ke kanca Nasional, harumkan nama kampungmu, buat bangga kedua orang tuamu,” kata Karemuddin kepada Tita.

Liputan: Rama | Editor: Zhakral.

Komentar

News Feed