oleh

Tertimpah Issu Formalin Pengusaha Terancam Bangkrut

-Daerah-1.036 views

MATARAKYAT_BARRU — Sejak adanya isu tempe dan tahu yang berformalin di Barru. Pengusaha tempe dan tahu mengaku merugi bahkan produksinya turun setiap harinya.

Trisuttrisno salah seorang pengusaha tempe di Barru Rabu, (5/7) mengaku produksinya turun sejak ada isu tahu dan tempe berformalin. ” Sebelum ada isu tahu dan tempe berformalin di Barru saya biasa produksi 6 kwintal per hari, tapi sekarang turun dibawah 5 Kwintal perhari, “ungkapnya.

Trisno sapaan akrabnya, juga menjelaskan bahwa, dirinya membantah kalau disebut usaha tempe dan tahu itu berformalin.”Saya sama sekali tidak ada niat untuk menggunakan bahan pengawet, saya juga masih menunggu hasil dari BPOM Makassar karena Dinas Kesehatan waktu itu mengambil bahan untuk diuji, “jelasnya.

Iapun mengaku tidak tahu menahu kalau bahannya (kedelai) itu memang sudah berformalin. “Kedelai itu saya datangkan dari Amerika, melalui salah satu pengusaha di Makassar, “tandasnya.

Ia juga mengaku kalau menggunakan bahan baku impor kwalitasnya memang bagus namun harga juga bagus jika dibandingkan dengan lokal. Kalau kedelai impor harganya biasa mencapai Rp 100 juta perkwintal sedangkan kedelai lokal hanya sekitar Rp 80 juta perkwintal.

Trisno yang sudah jadi pengusaha tempe 30 tahun itu mengaku sudah mengganti bahan bakunya (kedelai) dengan lokal ia datangkan dari daerah tetangga Soppeng. “Kedelai yang saya pake sekarang sudah saya ganti kedelai lokal,”ungkapnya.

Liputan : Tajuddin N   |   Editor :  Akbar Karca

Komentar

News Feed