oleh

Waduh, Tugas Wawali Makassar “Diamputasi”

MATARAKYAT_MAKASSAR -Miris, itu kata tepat menggambarkan manajemen pemerintahan Kota Makassar. Wakil Wali Kota Malassar, Dr H.Syamsu Rizal “Dibebas tugaskan” dari rutinitas kerja diseluruh bidang yang menjadi wewenang dan tanggungjawab sesuai job description.

Borok Pemkot Makassar ini telah menjadi rahasia umum yang bermuara pada rivalitas menghadapi Pilwalkot Makassar 2018 mendatang antara Danny Pomanto dan Syamsu Rizal. Diperoleh keterangan jika satu tahun terakhir ini. Deng Ical, panggilan akrab Wawali Makassar tak punya agenda dinas di Bagian Umum dan Protokol dikarenakan hampir semua disposisi Danny Pomanto tak diarahkan ke Wakil Wali Kota Makassar.

Menanggapi hal tersebut, Deng Ical tak mau ambil pusing dan tetap memberikan perhatian dan pelayanan kepada warga Makassar. “Tidak masalah ji saya, meski tak ada acara protoler tetap bekerja melayani warga. Justeru dengan kondisi ini, banyak waktu bersilaturrahmi dengan warga,” ujar Deng Ical menanggapi fenomone pemerintahan kota Makassar saat ini.

Bukan hanya mengebiri tugas-tugas Wakil Walikota yang jelas diatur UU No.9 Tahun 2015 tentang Pemerintahan Daerah tapi anggaran untuk menunjang tugas ikut “Diamputasi” dengan berkurangnya kegiatan Wawali Makassar. Sementara tunjangan Wali Kota Danny Pomanto meningkat tajam. “Kenaikan anggaran sebab jadual sangat padat sehingga ada kebijakan menambah anggaran makan minum,” ujar Fajrin Pagarra seperti dikutif Rapormerah.co.

Hingga memasuki tahapan Pilwalkot Makassar pada Februari 2018 mendatang, antara Danny dan Deng Ical diasumsikan tak akan rukun mengingat keduanya telah “Talaq I” dan masing-masing akan menjadi pesaing di kenduri politik lima tahunan. Kalaupun terlihat akrab bisa diasumsikan bersatunya minyak dan air.

Liputan : Akbar  |   Editor. : Olive

Komentar

News Feed