oleh

Sampah Busuk Menumpuk. DLHK Majene Mana Urus

-Daerah-1.588 views

MATARAKYATMU_MAJENE – Untuk mewujudkan semboyan Majene Mapaccing sepertinya akan jauh panggang dari api. Pasalnya, ditengah pemerintah daerah gencar dengan semboyan itu yakni menciptakan Majene sebagai kota bersih, indah dan asri, justru keluhan atas bertebarannya sampah di tengah kota pasca lebaran mendapat sorotan tajam dari berbagai kalangan.

Salah seorang warga Kelurahan Pangali-ali yang berdomisili di Jakarta, Marlimyati Kamis (06/07/2017) mengungkapkan, dirinya sedih melihat sampah dalam kota Kab Majene. “Coba tolong pak dikritisi sampah. Sedih saya melihat kota Majene banyak sampahnya. Bahkan ada di mana-mana. Apa pemerintah tidak ada upaya dalam hal kebersihan, ” tanya Marlimyati.

Kepala bidang Kebersihan di Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), Ali Azhur tak menepis masih banyak sampah yang belum diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), lantaran armada sampah tidak cukup dan ditambah ada satu buah mobil sampah yang rusak.

“Kita hanya memiliki 7 mobil sampah dan 2 armroll serta satu diantaranya rusak berat. Untuk dapat melayani masyarakat dengan produksi sampah yang mencapai 130 meter kubik perhari, dibutuhkan 14 armada. Kalau jumlah armada yang ada saat ini, kita hanya dapat melayni sekitar 60 persen saja,” ungkap Ali Azhur.

Disinggung soal armada yang rusak, Ali Azhur mengatakan, dirinya tidak tahu dimana akar permasalahannya sehingga armada itu tak mendapat perhatian dari kepala dinas. Setahu dia, anggaran pemeliharaan mobil sampah di DLHK mencapai Rp10 juta pertriwulan atau Rp40 juta pertahun.

“Saya sudah ajukan biaya perbaikan mobil sampah ke Kadis, tapi entah sampai sekarang belum direspon,” akunya.

Terpisah, Kepala DLHK Majene, Djazuli Muchtar mengatakan, armada sampah yang bertugas di wilayah Kelurahan Pangaliali masih dalam kondisi rusak.”Alat mesin armada sampah yang rusak tidak ada dijual di Majene, terpaksa kita pesan ke Makassar, dan kita sementara menunggu,” kelitnya.

Ia mengatakan, pengangkutan sampah di wilayah Kelurahan Pangaliali tidak mengalami  hambatan.”Untuk sementara waktu, sampah yang ada di Kelurahan Pangaliali, diangkut pada sore hari, sambil menunggu alat yang kita sudah pesan,” terangnya.

Liputan : fajar Soenoe | Editor : Liv

Komentar

News Feed