oleh

Halal Bi Halal di Kampung Halaman, ini Harapan Nurdin Halid

MATARAKYAT_BONE – Dalam mempererat silaturahmi dengan seluruh masyarakat Kabupaten Bone Sulsel, Nurdin Halid calon Gubernur Sulsel 2018 menghadiri acara halal bi halal di kampung halamannya, minggu (09/07/17) kemarin.

Pada kegiatan tersebut, turut di hadiri, Ketua DPD II Kabupaten Bone, Andi Fashar M Padjalangi serta seluruh jajaran pengurus DPD II Partai Golkar Bone hingga ribuan masyarakat.

Pada kesempatan itu Nurdin Halid menyampaikan keputusan dirinya maju bertarung di Pilgub Sulsel 2018 mendatang ikut ditentukan oleh Bupati Bone selaku Ketua DPD II Partai Golkar bersama pengurus lainnya.

Menurutnya, dorongan dan permintaan dari segenap pengurus DPD II yang ada di Sulawesi Selatan menjadi modal berharga bagi saya untuk memastikan diri maju.

Tak hanya itu kata Nurdin Halid, Banyaknya Bupati, Wakil Bupati dan Pimpinan DPRD Kabupaten yang merupakan kader Partai akan sangat membantu mewujudkan visi yang akan kita bangun bersama, tandasnya.

“Saya percaya sinergitas Pemerintah Provinsi dan Kabupaten akan sangat membantu dalam mempercepat laju pembangunan,” tutur NH.

Di contohkannya, beberapa hal yang perlu segera diselesaikan dan sangat penting diantaranya, pembenahan jalan provinsi yang menyambungkan akses antar daerah.”Sepanjang perjalanan saya keliling ke wilayah kabupaten di Sulawesi Selatan, kondisi jalan ini sangat memprihatinkan di beberapa titik. Nah, dengan sinergitas yang ada maka urusan pembenahan infrastruktur jalan ini seharusnya bisa menjadi program prioritas,” ujar Nurdin Halid.

Oleh sebab itu, saya menegaskan kepada Bupati dan masyarakat Bone, bahwa untuk membangun kampung kita dibutuhkan orang yang benar-benar ingin bekerja dan memajukan daerah. Nurdin Halid bersama Aziz Qahar Mudzakkar (NH-Aziz) maju untuk memimpin Sulsel membawa visi membangun kampung, katanya.

Lanjut NH, Visi itu akan kami wujudkan lewat Tri Karya Pembangunan, pembangunan berbasis infrastruktur, berbasis ekonomi kerakyataan dan berbasis kearifan budaya lokal. Ini yang selalu kami tekankan dan sampaikan, bahwa niat kami ingin membangun Sulsel, memangkas kesenjangan, mewujudkan pemerataan ekonomi dan menjaga nilai budaya leluhur.

Tentu kita semua di setiap wilayah di Sulsel memiliki nilai kearifan budaya lokal yang terwujud dalam adat istiadat masyarakat. Bone contohnya, dikenal sebagai tanah beradat. Ini tentu sejalan dengan visi dan program pembangunan NH-Aziz. Belum lagi di Gowa yang juga tak kalah besar sejarahnya, Soppeng, Wajo, Luwu dengan kedatuannya, rumpun Toraja, Mansarempulu, budaya Makassar sepanjang wilayah selatan, Ammotoa Kajang dan adat budaya daerah lainnya. Kita sangat potensial menjadi Provinsi yang besar, bahwa Sulsel ini menjadi miniatur Indonesia dengan kemajemukan budaya dan rumpunnya.

Olehnya, NH-Aziz ingin mengajak segenap masyarakat yang ada untuk bersama-sama membangun Sulawesi Selatan yang dimulai dari kampung-kampung, mewujudkan pemerataan ekonomi masyarakat dan menjaga adat budaya yang ada. Mari, sama-samaki ikut membangun kampung untuk Sulsel baru 2018, tutupnya.

Tampak Nurdin Halid (tengah) menghadiri acara halal bi halal di kampung halaman Kabupaten Bone, minggu (9/7) kemarin.

Liputan: Zhakral | Editor: Akbar Karca.

Komentar

News Feed