oleh

Izin Grand Mall Terbit, Kepala Perizinan Satap Belum Bisa Jelaskan

-Daerah-1.118 views

MATARAKYAT_MAROS – Hingga saat ini Kepala Badan Perizinan Satu Atap, Andi Rosman, belum bisa memberikan tanggapan bentuk perizinan yang di kantongi PT Anugrah Sukses Lestari yang saat mengembangkan bussines land Batang Ngase.

Terkait kejelasan perizinan yang dikeluarkan Satap yang harus diperjelas yakni Surat Izin Usaha Perdagangan SIUP dan Surat Izin Tempat Usaha dan Tanda Daftar Perusahaan.

Meski sebelumnya General Meneger Grand Mall Musliadi.S menyatakan, jika segala perizinanya sudah dilengkapi kecuali izin lingkungan, namun Rosman belum bisa memberikan penjelasan, ia akan mengkonfirmasi pihaknya yang menangani langsung.

“Besok saya konfirmasi dengan yang tangani” kata Rosman yang di konfirmasi melalui Chat Facebooknya, minggu malam (10/7).

Sementara itu pembangunan Rumah Toko, Hotel dan Grand Mall. Untuk pembangunan Grand Mall dan Ruko telah rampung 100 persen, sedangkan pembangunan Hotel baru berjalan 80 persen.

Ketua Pemuda Pancasila Maros, Alrhido Ramdhan mengatakan, lembaganya akan mengawal proses perizinan PT Anugrah Sukses Lestari,”pihak Sintap harus memberikan keterangan yang jelas, mulai siapa yang mengakukan permohonan awal Land Bissunis perusahaan ini, kami duga proses permohonannya tak prosedural,” kata Alrhidho

Sementata itu, Direktur LSM Bumi Mentari, A. Ilham Lahiya, meminta pihak perusahaan melakukan perbaikan Andal seauai ketentuan yang ada kemudian diajukan kembali pada sidang komisi tentang tanggapan tim ahli andal.”Kami pastikan jika perubahan yang dilakukan tidak mendasar, akan ditolak oleh tim ahli andal nantinya.

Ilham pun, meminta kepada instansi terkait agar segera memperlihatkan berkas-berkas kelengkapan izin grand mall yang di ajukan sebelum melahirkan dokumen Upaya Kelayan Lingkungan dan Upaya Pengelolaan Lingkungan UKL-UPL.

Ketua Himpunan Mahasiswa Cabang Maros, Alryansyah Nasir, mengecam Pemerintah Kabupaten Maros mengeluarkan izin lingkungan jika penetapan Analisis Analis Dampak Lingkunganya, menuai masalah,”Kami tidak menginginkan dalam proses pembahasan Andal perusahaan yang dilakukan Komisi Lingkungan Hidup Maros hanya sebatas formalitas dalam proses penerbitan izin,”tegas Alryansyah.

Untuk saat ini kegiatan Grand Mall, dihentikan lantaran proses perisinan lingkungan belum celar, Dokumen Andalnya masih dalam tahap perbaikan setelah melalui hasil sidang Komisi Lingkungan Hidup, senin pekan lalu.

Liputan: Jumadi | Editor: Zhakral.

Komentar

News Feed