oleh

Bareskrim Polri Cokok Pelaku Bom Ikan di Pangkep

MAKASSAR — Tim Gabungan Direktorat Tipidter Bareskrim Mabes Polri dan Timsus Polda Sulsel yang berjumlahkan sebanyak 27 personil dan dipimpin Wadir Tipidter Bareskrim, Kombes Pol Dr Tornagogo Sihombing, menuju Pulau Karanrang. Dan setibanya di pulau itu tim gabungan langsung melakukan koordinasi dengan Kepala Desa setempat untuk melakukan penggeledahan rumah Hj Salma, Toni dan Sidang. Sabtu (8/7/2017), sekira pukul 03.30 Wita

Menurut Informasi yang berhasil dihimpun, Tim gabungan direktorat Tipidter Bareskrim Mabes Polri dan Timsus Polda Sulsel berhasil mengamankan empat orang pelaku yang terjerat UU Darurat Nomor 12 tahun 1951 dan UU Nomor 31 tahun 2004 yang diperbaharui dengan UU Nomor 45 tahun 2009 tentang Perikanan.

Selain itu, keempat pelaku diketahui, masing-masing bernama H Sidang (41), pekerjaan nelayan, Toni (38), nelayan, Hj Salma (50), IRT dan H Sultan (65). Keempatnya warga pulau Kerandang, Desa Matirobulo, Kecamatan Liukang, Kabupaten Pangkep.

Sedangkan menurut Wadir Tipidter Bareskrim Kombes Pol Dr Tornagogo Sihombing, yang dikonfirmasi mengatakan bahwa pelaku yang bernama Hj Salma telah menjual bahan peledak berupa amonium nitrate, detonator dan sumbu api. Adapun diketahui, bahwa bahan peledak tersebut dirakit oleh para pelaku menjadi bom ikan yang akan digunakan untuk menangkap ikan dengan cara meledakkan dilaut.

“Barang bukti lainnya yakni 2 karung alat selam, 1 kotak sterofom berisi ikan mati hasil tangkapan dengan bom ikan, 1 unit GPS dalam keadaan rusak, 2 plastik potasium, 17 detonator berikut sumbu, 17 bungkus amonium nitrat dan 2 gulung sumbu api.” Ungkap Kombes Pol Tornagogo Sihombing.

Kemudian Kombes Pol Tornagogo Sihombing juga menambahkan jika para pelaku hingga saat ini masih dalam proses penyidikan lebih lanjut yang akan disangkakan UU Perikanan dan UU Darurat.

Selain para pelaku, tim gabungan juga berhasil menyita barang bukti berupa 4 botol bom ikan ukuran kecil, 3 botol bom ikan ukuran besar, 15 dirigen bom ikan ukuran kecil, 3 dirigen bom ikan ukuran sedang, 1 dirigen bom ikan ukuran besar, 1 karung amonium nitrat ukuran 25 kg.

 

Peliput : Mul | Editor : Akbar

Komentar

News Feed