oleh

Manfaatkan Pekarangan Rumah, IRT di Desa Manurung dan Tarabbi Dilatih

-Daerah-1.086 views

MATARAKYAT_LUTIM – Sebanyak 30 orang ibu rumah tangga (IRT) di Desa Manurung dan Tarabbi, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur yang tergabung dalam kelompok wanita tani (KWT) mendapatkan pelatihan penguatan kelembagaan dan pengembangan usaha perempuan.

Pelatihan berlangsung di Aula kantor BP3K Lakwali Lutim, selasa (11/07/17) pukul 09.00 Wita.

Sekedar di ketahui, kegiatan tersebut merupakan binaan Konsorsium Cinta Lingkungan (KCL) dan MCA Indonesia, sementara KCL terdiri dari 4 Lembaga yakni, YLP2EM sebagai Lembaga Leadher Konsorsium, LEPMAL Lutim, HIMTANI Cabang Lutim dan Yappermi yang di kenal dengan metode androgogi.

Menurut Muslimin A. Latie selaku program Manajer Konsorsium Cinta Lingkungan (KCL) mengatakan, kegiatan ini merupakan upaya pembelajaran dalam memperkuat peran KWT untuk memanfaatkan pekarangan rumah dalam bercocok tanam tanaman sehat, serta mengenal jenis tanaman obat dan mengetahui manfaat bagi kesehatan hingga bagaimana tehnik pengemasan agar menarik dana tentu untuk beberapa waktu, ungkapnya.

Senada dari itu, Hasmuddin selaku Direktur Lepmal Luwu Timur menjelaskan, bahwa pelatihan ini merupakan upaya memberi peran strategis perempuan yang tergabung dalam KWT untuk ikut berkontribusi terhadap hidup sehat dan menambah pendapatan keluarga, karena hal ini nantinya akan dikemas serta di jual, kuncinya.

Dalam pelatihan tersebut, berlangsung tiga hari di mulai tanggal 11-13 Juli 2017, yang di Pandu oleh trainer dari Yayasan Aliksa dan staf LP2EM serta di hadirkan narasumber yakni dr. Rianti Maharani CHt seaku Herbal Medis asal Ciamis, Jawa Barat.

Sepanjang pelatihan, para peserta nantinya bukan hanya di berikan berupa teori tetapi bersimulasi langkah-langkah mengelolah tanaman obat serta mengemasnya.

Tampak KWT di Manurung dan Tarabbi mengikuti pelatihan pemanfaatan pekarangan rumah.

Sementara dalam pngembang biakan tanaman herbal ini, tentunya harus di tunjang pupuk tetapi kali ini, kelompok wanita ini tidak menggunakan pupuk mengandung kimia tetapi secara organik yakni, pupuk kompos yang terdapat disekitar rumah penduduk.

Di ketahui, program ini juga sejalan program pemerintah Daerah Lutim dalam memperkuat kelembagaan KWT yang maju dan mandiri.

Liputan: Zhakral | Editor: Akbar Karca.

Komentar

News Feed