oleh

Digugat Warga Mantadulu, Pihak PTPN Bilang Begini

MATARAKYAT_LUTIM – Persoalan pencaplokan lahan milik warga Desa Mantadulu, kecamatan Angkona, kabupaten Luwu Timur memasuki babak baru.

Pasalnya, sedikitnya 300 warga Mantadulu menggugat PTPN PTPN XIV dan Pemkab Lutim yang saat ini tengah memasuki sidang Perdana, kamis (13/07/17) siang tadi.

Menurut Menejer PTPN XIV mantadulu, Andi Evan yang di konfirmasi soal gugatan masyarakat terhadap PTPN mengaku, jika persoalan tersebut diserahkan sepenuhnya ke pihak Pangadilan, ia menilai bahwa selama ini hanya melalui demo yang dilakukan masyarakat tanpa ada titik temu.

“Melalui jalur hukum ini bisa terbuka, karena disini ada pemerintah ada PTPN ada masyarakat, supaya ini masalah bisa selesai,” kata Andi Evan yang mengaku luas lahan tanam di PTPN itu mencapai 1.680 hektar.

Andi Evan juga mengatakan bahwa, PTPN ada disini karena ada tukar guling, yang kedua PTPN dalam hal ini pernah di klaim oleh kehutanan bahwa masuk dalam kawasan hutan.

“Tapi lagi-lagi Persolan ini Kami serahkan sepenuhnya ke pangadilan,supaya ini masalah bisa cepat selesai,” tambah Andi Evan.

Sekedar di ketahui, warga Mantadulu menuntut ganti rugi sebesar sebesar 800 Milyar dan tanah milik warga di kembalikan seluas 300 hektar serta hak-hak pengelolaan yang selama ini tidak di nikmati.

Liputan: AK | Editor: Zhakral.

Komentar

News Feed