oleh

Dua Warga Rantepao Dikeroyok Orang Tak Dikenal, Begini Kondisinya

MATARAKYAT_TORUT – Naas, dua warga Rantepao, kabupaten Toraja Utara babak belur usai di keroyok sekelompok orang tak dikenal, pada rabu (12/07/17) malam.

Kedua warga tersebut yakni, Gusman (24) dan Toni Banne (35). Atas kejadian tersebut, keduanya mengalami luka cukup serius dan sedang menjalani perawatan medis di RS. Elim Rantepao.

Pantauan media ini, Gusman (24) mengalami luka lebam di bagian muka, tangan, bibir dan beberapa gigi atas rontok lantara terkena benda keras.

Foto: kondisi Gusman pasca dikeroyok kelompok orang tak dikenal dan menjalani perawatan medis di RS. Elim Rantepao Torut, direkam baru-baru ini.

Sementara Toni Banne, mengalami luka dalam dan sekali-kali muntah darah, tak hanya itu, kaki kirinya mengalami patah tulang sekaligus luka memar.

Gusman kepada awak media saat ditemui di RS menceritakan, saat dirinya bersama rekannya (Toni Banne-red) disalah satu toko di Rantepao tepatnya di wilayah Singki, tiba-tiba sekelompok orang tak dikenal menghadang, lalu menyerang kami secara mengeroyok, ujarnya, jumat (14/06/17).

“Saya perkirakan 10 hingga 15 orang yang mengeroyok. Sehingga, kami tidak bisa berbuat apa-apa, sementara pelaku sebagian menggunakan benda keras saat itu,” beber Gusman.

Terpisah, untuk diketahui tindak lanjut persoalan tersebut, Kapolsek Rantepao, Kompol Simon, tidak berada di tempat, namun pernyataan salah satu anggotanya yang enggan di publikasikan namanya membenarkan kejadian itu. menurutnya, para pelaku saat ini sudah diamankan sebanyak 7 orang.

Mengetahui tertangkapnya para pelaku, keluarga korban yakni, Dedy Pagatan berharap agar pihak kepolisian memproses kasus pengeroyokan tersebut sesuai hukum yang setimpal.

” Saya minta kepada Polisi agar pelaku yang mengeroyok keluarga kami untuk di hukum seberat-beratnya,” harapnya.

Liputan: Widian |  Editor: Zhakral.

Komentar