oleh

Puskesmas Se-Lutim Berguru Ke Yogyakarta

-Daerah-1.334 views

MATARAKYAT_LUTIM – Sebanyak 78 orang utusan dari Puskemas se kabupaten Luwu Timur berkunjung ke Daerah Istimewa Yogyakarta, tepatnya di Puskesmas Mantrijeron, kecamatan Mantrijeron, sejak tanggal 12-15 Juli 2017.

Sekedar diketahui, Puskesmas Mantrijeron merupakan Puskesmas yang berhasil meraih prestasi Akreditasi Paripurna dan juara pertama Puskesmas berprestasi tingkat Nasional.

Kedatangan rombongan Puskesmas asal Lutim dalam rangka kaji banding, sekaligus disambut hangat oleh kepala Puskesmas Mantrijeron, drg. Ambarwati Triwinahyu beserta jajarannya, serta memaparkan berbagai macam inovasi yang dilakukan beserta jajarannya dalam meraih prestasi tersebut.

Tak hanya itu, para rombongan pun berkeliling melihat aktivitas para medis sekaligus ruangan, mulai dari ruang tunggu pasien, UGD, rawat inap, sampai dengan pelayanan dan kedisiplinan pegawainya, hal ini di ungkapkan Yuni putriani, Sekretaris Dinas Kesehatan kabupaten Luwu Timur kepada Matarakyatmu.com, melalui telepon genggamnya, Sabtu (15/07/17).

Lanjutnya, alasan untuk studi banding di Puskesmas ini, karena merupakan salah satu puskesmas yang meraih Akreditasi dan segudang prestasi, ini mereka dapatkan dimulai dari statistik wilayah yang tergolong dalam perkotaan, mayoritas petugasnya merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS), jarak antara Pustu berdekatan juga ditunjang akses transportasi memadai seperti jalanan sangat baik, sementara paling monoton adalah SDM, kedisiplinan dan pelayanan petugas puskesmasnya, ujar Yuni.

Masih dikatakannya, pegawai Puskesmas di Lutim masih kekurangan PNS dan mayoritas hanya pegawai honorer, kinerja honorer pastilah tidak sama dengan PNS, bebernya.

Sebenarnya kata Yuni, terdapat pasilitas yang kita miliki lebih diatas dari Puskesmas mereka, seperti ruang rawat inap, sementara mereka hanya terkhusus untuk bersalin, itu karena daerah mereka banyak klinik-klinik besar, sedangkan kita di Lutim ditiap Puskesmas memiliki ruang rawat inap umum, itu karena jarak antara Puskesmas berjauhan dengan Rumah Sakit yang memiliki pasilitas lengkap, terangnya.

Sementara itu, salah satu rombongan yakni, Hadira Rahman, utusan PKM Timampu, kecamatan Towuti mengatakan, saya sangat puas dan kagum dengan berbagai macam inovasi yang dilakukan Puskesmas Mantrijeron.

“Tidak sia- sia kami kaji banding ke Puskesmas ini, sebagai peraih Akreditasi dan Puskesmas berprestasi tingkat Nasional. Pasalnya, sistem pelayanan dan kedisiplinan yang paling menonjol di Puskesmas Mantrijeron, dan banyak lagi pengetahuan kami dapatkan, mudah-mudahan nantinya bisa diaplikasikan di Puskesmas-Puskesmas Luwu Timur,” kuncinya.

Liputan: Harding | Editor: Zhakral.

Komentar

News Feed