oleh

Waduh, Korban Penganiayaan Kecewa Dengan Kinerja Polsek Towuti

MATARAKYAT_LUTIM – Maisal (23) warga Desa Pekaloa, kecamatan Towuti, kabupaten Luwu Timur menilai kinerja Polsek Towuti lamban menangani kasus pengeniyaan yang menimpa dirinya.

Diceritakanya, peristiwa pengeroyokan itu terjadi di Jalan poros Wawondula-Timampu tepatnya di wilayah Bakara, Desa Timampu, yang mengakibatkan wajah saya memar. parahnya, mata sebelah kanan biru merah dan bengkak. Namun, sampai saat ini pelaku tak kunjung ditahan, ujar anggota Karang Taruna ini.

Lanjutnya, pada minggu (09/03/17) lalu sekitar pukul 00:30 Wita malam, saya dan teman-teman Karang Taruna pulang dari Wawondula melayat disalah satu rumah duka yang merupakan tante teman kami meninggal dunia. sepulang dari melayat, saya naik motor sedikit jalan terdepan dari teman-teman lainnya, pas didepan penjual gorengan daerah Bakara saya di cegah dan dikeroyok beberapa anak muda disitu,” papar Maesal kepada Matarakyatmu.com, minggu (16/07/17).

Senada dari itu, Erik rekan korban mengatakan, setelah kajadian pada malam itu dia langsung melapor di Polsek Towuti dengan nomor laporan polisi: LP/…/VII/2017/SulSel/ResLutim/Sek Towuti. Sekaligus dilakukan visum di Puskesmas Wawondula.

Bukti laporan kepolisian.

“Namun seminggu kejadian itu, sampai saat ini tak satu pun pelaku tertangkap. Padahal, kemarin saya meliat para pelaku hanya berkeliaran dan mojok di atas motor depan penjual gorengan, ditempat kejadian itu. Sementara, identitas nama dan alamat pelaku sudah diketahui pihak polisi, kenapa belum diamankan, saya nilai kasus ini terkesan lamban atau seolah-olah mau didiamkan,” tandas Erik juga pemuda Karang Taruna.

Sementara itu, Muh Dai orang tua korban berharap agar supaya polisi secepatnya menangkap para pelaku.

“Kami juga sakit hati kalau dibiarkan berkeliaran, jelas-jelas alamat pelaku sudah diketahui. Mengayomi dan melayani masyarakat dengan adil itulah tugas polisi, jangan sampai ini dibiarkan nantinya bisa terjadi lagi yang lebih parah, karena pelaku menganggap dirinya tak ditahan, kata Muh Dai ayah korban.

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Towuti, Bripka Rusmin mengatakan, kami tetap menindak lanjuti berdasarkan laporan si korban, saya minta bantuannya masyarakat supaya langsung hubungi nomor HP saya,” kalau pelaku muncul, biar langsung kami tangkap,” katanya saat dihubungi melalui telepon genggamnya.

Liputan: Harding | Editor: Zhakral.

Komentar

News Feed