oleh

PT Vale Harap Persoalan Dongi Segera Selasai, ini Penjelasannya

MATARAKYAT_LUTIM – Terkait permasalahan mengenai perkampungan Dongi, kecamatan Nuha, kabupaten Luwu Timur, tepatnya di belakang kawasan Bumi Perkemahan, PT Vale Indonesia sangat mendukung agar dapat segera diselesaikan bersama-sama dengan pihak-pihak terkait, hal ini diungkapkan Senior Meneger Komunikasi PT Vale, Bayu Aji kepada Matarakyatmu.com, Rabu (19/07/17).

“Kami telah mengikuti serangkaian pertemuan bersama Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, DPRD Luwu Timur dan juga Komnas HAM. Bahkan tim Komnas HAM telah melakukan kunjungan langsung ke lokasi terkait masalah ini,” ungkap Bayu.

Masih dikatakannya, terakhir kami memenuhi undangan pertemuan dari Komnas HAM yang dilakukan pada hari Jumat 14 Juli 2017 di kantor Komnas HAM Jakarta. Pertemuan ini dihadiri Wakil Bupati Lutim dan tim, Ketua DPRD Lutim dan juga pejabat senior PT Vale yakni Basrie Kamba selaku Direktur Corporate Affair beserta tim, namun belum ada kesepakatan yang didapatkan dari pertemuan tersebut, paparnya.

Dijelaskannya, perlu diketahui terkait listrik, sejak awal tidak pernah ada penyambungan listrik dari PT Vale. Yang terjadi adalah penyambung listrik dengan cara tidak sah.

Kata Bayu, pada bulan September 2016 telah terjadi insiden dimana Kotak Disconnect Switch di jaringan listrik kami di kawasan tersebut terbakar sehingga aliran listrik di area tersebut dan sekitarnya terputus, ucapnya.

Menurutnya, dari insiden tersebut sangat berpotensi membahayakan semua yang ada di sekeliling area tersebut. Sesuai dengan aturan Perusahaan, insiden tersebut diinvestigasi dan dilakukan upaya pencegahan untuk memitigasi potensi bahaya kebakaran, tandas Bayu.

Sekedar diketahui, persoalan kampung Dongi terus bergulir. Pasalnya, baru-baru ini selain PT. Vale Pemerintah daerah dalam hal ini Wakil Bupati Lutim, Irwan Bachri Syam beserta tim kembali memenuhi undangan Komnas HAM RI di Jakarta.

Sayangnya, pada pertemuan tersebut masih menuai hasil hampa, ini diakibatkan ketidak hadirannya pihak Kementrian ESDM RI, sehingga Komnas HAM RI sangat kecewa.

Namun kebuntuhan hal tersebut, Pemda Lutim tak menyurutkan niat sedikitpun mundur dalam memperjuangkan masyarakat Dongi. Pasalnya, dalam waktu dekat Wabup Lutim beserta tim akan kembali bertandang ke kementrian ESDM RI.

“Iye, dalam waktu dekat kami akan mengunjungi ESDM RI, untuk bertemu langsung Mentri atau Dirjen, untuk sama-sama mencarikan solusi terkait kasus Dongi,” tandas Irwan.

Liputan: Zhakral | Editor: Akbar.

Komentar

News Feed