oleh

HUT Bhakti Adhyaksa Ke 57, Kejari Lutra Gelar Pemusnahan BB Narkoba dan Gen Pintar

MATARAKYAT_LUTRA – Badan Narkotika Kab. Luwu Utara dan Kejaksaan Negri Lutra bekerja sama pemerintah daerah melalui Dinas Pemuda dan Olahraga menggelar deklarasi dan pemusnahan barang bukti narkoba, di pelataran tribun lapangan upacara taman siswa Masamba, kamis (20/07/17).

Tak hanya itu, juga dilaksanakan deklarasi Gerakan Pelajar Indonesia Anti Narkoba Luwu Utara “Gen Pintar”.

Turut dihadiri, Sekertaris Daerah Ir. H. Abd. Mahfud, Asisten 1 Bid. Pemerintahan dan Kesra Andi Sarappi, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Jumal Jayair Lussa, Kepala Kejaksaan Negri Luwu Utara Andi. Mirna, Ketua Pengadilan Negri Masamba Wahyudi Said, Perwira Penghubung serta Wakapolres Luwu Utara.

Kepala Kejaksaan Negeri Lutra, Andi Mirna berpesan bahwa, pada perkembangan jaman dan arus globalisasi diberbagai lini kehidupan tidak bisa lagi dihindarkan, terutama kehidupan sosial di lingkungan masyarakat khususnya di kabupaten Luwu Utara ini.

Arus globalisasi memudahkan segala hal, namun tidak di pungkiri sisi negatifnya berpeluang menciptakan permasalahan-permasalahan yang sangat komplik salah satunya adalah, masalah Narkotika dan obat-obatan terlarang. hingga sejatinya narkotika masih menjadi tantangan besar diberbagai Negara di penjuru dunia, termasuk Indonesia sebagai kejahatan luar biasa (extra ordinary crime) yang membutuhkan penanganan khusus, ucapnya.

Apresiasi yang sangat tinggi beliau haturkan kepada para peserta Deklarsi Gerakan Pelajar Indonesia Anti Narkoba “Gen pintar” dari berbagai kalangan baik itu dari organisasi kepemudaan (OKP) Siswa siswi dari Sekolah Dasar Hingga Menengah dan Mahasiswa, sebagai salah satu wujud nyata dari sikap para pelajar se kabupaten Luwu utara dalam memerangi narkoba.

Dalam kesempatan ini juga Sekertaris daerah Lutra, Abd. Mahfud mengatakan, bahwa penduduk yang paling rentan terhadap bahaya narkoba ialah kalangan remaja dan pemuda sebagai generasi calon pemimpin bangsa kedepannya.

Dijelaskannya, dalam bentuk penyalahgunaan narkoba pada usia remaja saat ini, berkisar 16-25 tahun, dan itu sendiri adalah usia dimana masa produktif dan merupakan sumber daya manusia (SDM) yang masih sangat stabil atau bisa dikata aset bangsa dikemudian hari, maka dari itu marilah kita bersama menjaga aset itu demi keberlangsungan mata rantai kepemimpinan yang sehat, “dalam Tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat” tutupnya.

Liputan: Rama | Editor: Zhakral.

Komentar

News Feed