oleh

SMPN 1 Sopai Keciprat Anggaran Pusat Rp 450 juta

*Proses Belajar Mengajar Dialihkan*

MATARAKYAT_TORUT – Sarana dan prasarana sekolah sungguh menjadi kebutuhan mendasar diseluruh sekolah saat ini, terutama dari sisi bangunan atau ruang kelas dan kantor.

Seperti halnya SMPN 1 Sopai, kabupaten Toraja Utara. Tahun ini, keciprat bantuan pusat sebesar Rp. 450 juta yang diperuntukkan rehabilitasi sekolah, hal ini sangat dimanfaatkan pihak pelaksana yakni pihak sekolah.

HZ. Rombe Allo, kepsek SMPN 1 Sopai, saat ditemui awak media mengatakan, bantuan rehabilitasi bangunan kantor dan ruang kelas tahun ini, kami sangat terbantukan karena banyak bangunan disekolah ini yang sudah waktunya diperbaiki agar memberikan kenyamanan proses belajar mengajar dapat berjalan dengan baik,” jelasnya, Selasa (18/07/17) di ruang kerjanya.

Lanjutnya, proses belajar dan mengajar jam 10 pagi seperti sekarang ini tampak tak ada aktivitas, karena sebagian siswa masuk siang agar tidak saling menghalangi proses pemasangan atap dan tegel dengan proses belajar, tambahnya.

Menurutnya, ada 10 titik ruangan yang dikerja hingga aktivitas belajar dipindahkan ke jam siang.

Ditegaskannya, bahwa baru 1 ruangan yang sudah terbangun, karena sudah sangat tidak layak digunakan, mulai dari lantai sampai bagian atap dan untuk memfungsikan kembali ruangan itu maka, diganti menjadi bangun baru, ujar Rombe.

Ia menambahkan, bantuan ini hanya rehabilitasi bangunan sekolah, tapi kami pakai untuk ganti 1 ruangan yang sudah tidak layak difungsikan karena dana yang kami dapat Rp.450 juta dan jika hanya untuk rehab atap, lantai, dan cet dinding ruangan yang rusak ringan sampai sedang, masih banyak sisa dananya sehingga kami berinisiatif untuk ganti 1 ruangan menjadi bangun yang baru dan itu sudah sesuai ijin dari kementrian setelah dikonsultasikan oleh Dinas Pendidikan Toraja Utara, kuncinya.

Liputan: Widian | Editor: Zhakral.

Komentar