oleh

Hadapi Langsung Demostran, Ini Ungkapan Rektor UNM pada Mahasiswa ?

MATARAKYATMU.COM, MAKASSAR –Mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) menuntut agar keputusan Uang Kuliah Tunggal UKT sebesar 50 persen dicabut. Hal tersebut sebagaimana tertera pada surat no 311/UN36/TU/2017 mengenai masa studi dan pembayaran UKT mahasiswa Bidikmisi dan UKT nol tetap berda pada UKT nol.

Rektor UNM Prof Husain Syam
yang menerima langsung Mahasiswa demonstran di depan gedung Phinisi kampus UNM, ia menjelaskan kepada Mahasiswa bahwa hal tersebut sudah menjadi keputusan bulat oleh Kampus.

“Keputusan UKT Tidak bisa dicabut. mahasiswa jangan berfikir bahwa UKT yang selama ini mereka pakai dalam proses pendidikan mahal , hal itu tidak benar, karena ini sudah di subsidi oleh pemerintah, justru kalau mereka melebihi dari adik adik mereka yang semester 8 ,inikan sama dengan mereka menghalangi generasi atau anak bangsa yang lain untuk menjadi bagian dalam pendidikan ini” papar prof Husain

Prof Husain sudah membicarakan perihal ini sebelumnya ke Kementrian. Kementrian menjelaskan “Tidak bisa karena mereka masih menjalankan proses seperti dari semester satu, masih ada proses bimbingan, masih ada status mahasiswa dan seterusnya, mereka satusnya mahasiswa tetap harus membayar. tutur Rektor membahasakan ucapan Kementrian.

Prof Husain memberikan gambaran seperti Universitas di Malang. “Bahkan kalau di malang itu di naikkan 10 persen, semester 9 UKT nya naik 10 Persen, semester 10 naik 20 persen dan seterusnya

Ia menyampaikan kebijakan ini saya kira akan disetujui orang tua Mahasiswa bila tidak diturunkan. Ini bagian dari edukasi kepada Mahasiswa untuk mengatur waktunya dengan baik agar cepat selesai karena masyarakat menunggu karya karya mereka.

 

Liputan : Noya | Editor : Akbar

Komentar

News Feed