oleh

Bupati Barru Non Aktif Kembali Didera Kasus Hukum

MAT MAKASSAR – Sudah jatuh tertimpa tangga pula, itu gambar tepat dialamatkan kepada Bupati Barru non aktif, Andi Idris Syukur. Selama 13 bersangkutan diperiksa sebagai saksi terkait tindak pidana korupsi patung Collipujie.

Mantan Kadis Kehutanan Prov. Sulsel ini diperiksa di Mapolsek Panakukang (31/7)dalam kaitan kasus korupsi  di Kabupaten Barru terjadi  2014 dengan anggaran Rp 1.2 M.

Andi Syukur  tiba di Polsek Panakukkang sekitar pukul 08.30 Wita pagi tadi, langsung diberikan pertanyaan sebanyak 43 dari penyidik Polres Barru hingga pukul 21.00 Wita pemeriksaan terhadap Bupati Barru non aktif pun berakhir.

Kapolres Barru, AKBP Burhaman mengatakan, hasil pemeriksaan angggaran pengadaan patung Colliqpujie itu Rp 1,2 M tapi ternyata hasil pemeriksaan BPKP itu ditemukan ada kerugian negara sebesar 114 juta.

“Ditemukan tersangka Yudi, sebagai yang mencari rekanan tapi itu sudah ajukan berkasnya sudah P21 bahkan tadi sudah vonis 1 tahun 1 bulan dan inkrah dia sudah menjalani hukuman di Lapas Barru,” kata Burhaman.

Sekarang ini, lanjut Burhaman, Dr. Dicky Chandra sudah juga diajukan ke Kejaksaan namun petunjuk Kejaksaan agar segera memeriksa Bupati Barru non aktif.

“Sebetulnya untuk sementara ini Bupati Barru non aktif masih diperiksa sebagai saksi tapi tidak tertutup kemungkinan itu bisa ditingkatkan sebagai tersangka,”ujarnya.

Ia juga menambahkan, ada indikasi memberikan kewenangan anggaran APBD tahun 2014,  jadi untuk sementara kita terapkan pasal 2 ayat 1 uu 31 tahun 1999 junto uu 20 tahun 2001 tentang tindak pidana korupsi tentang setiap orang secara melawan hukum memperkaya diri maupun orang lain.

“Disini ada indikasi karena sebelumnya proyek itu dilakukan ada pertemuan sebelumnya, sekarang “pertemuan”. Pertemuan itulah yg kita mau lihat sejauh mana perbuatan melawan hukumnya karena diduga ada penyalahgunaan kewenangan,” pungkasnya.

Liputan: Ilham  l Editor : Ifa

Komentar

News Feed