oleh

Dua Tahun Lutim Gagal Raih Adipura, ini Masalahnya

MATARAKYAT_LUTIM – Kabupaten Luwu Timur bertajuk bumi batara guru kembali gagal meraih adipura, ini kalikedua mengalami kegagalan sejak tahun kemarin hingga tahun ini.

Sementara itu, Adipura merupakan upaya keberhasilan suatu daerah atau kota dalam mengelolah lingkungan atau pencapaian kebersihan.

Untuk mendapatkan predikat adipura tersebut, banyak indikator sebagai penunjang pencapaian nilai diantaranya kebersihan. Terkhusus, pengelolaan tempat proses akhir (TPA).

Menanggapi hal tersebut, Andi Tabacina Achmad, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lutim mengatakan, penilaian adipura itu terdiri dua tahap yakni, pemantauan 1 (P1) di akhir 2016, dan kalau lolos, akan ikut pemantauan ke 2 (P2) di skitar april 2017. Ada indikator penilaian yang nilainya rendah di P1 sehingga kita tidak bisa ikut di P2, ungkapnya kepada Matarakyatmu.com, Senin (31/07/17) melalui pesan WhatsAppnya.

Disinggung kegagalan penilaian itu, kata Andi Tabacina, pada penilaian pertama (P1) saya belum kepala DLH, yang pastinya, Insya Allah akan kita benahi kekurangan yang ada. P1 Adipura akan mulai lagi sekitar Nopember 2017. Kita upayakan bisa meraih kembali adipura yg lepas 2 tahun terakhir.

Sebelumnya, Abshar abdur razak, SP selaku Kepala seksi limbah B3 dan persampahan DLH didampingi Kabid penataan dan penataan lingkungan hidup, Nasir Dj, SP.M.Si menjelaskan, kegagalan meraih adipura sudah dua tahun, ini disebabkan kurang nya penilaian kebersihan dan diperparah pada pembangunan TPA yang berada di Ussu kecamatan Malili.

“Sejak tahun kemarin hingga tahun ini TPA menjadi kendala paling krusiar, yang tidak maksimal pada proses pembangunan akhir, karena bukan hanya penilaian kebersihan yang menjadi indikator khusus, namun yang terpenting adalah bagaimana tempat proses akhirnya agar penilaian mencapai dengan maksimal,” papar Abshar.

Ia menambahkan, tahun depan kami upayakan adipura kembali direbut, karena tahun ini pembangunan TPA akan segera maksimal, sehingga tidak ada lagi kendala pada penilaian adipura, kuncinya.

Liputan: Harding | Editor: Zhakral.

Komentar

News Feed