oleh

UPK PNPM Torut Gelar Rapat Tutup Buku Tahunan Program SPP dan UEP

MATARAKYAT_TORUT – Salah satu program PNPM yang masih berjalan hingga kini adalah Program Simpan Pinjam Perempuan (SPP) dan Program Usaha Ekonomi Produktif (UEP).

Program SPP dan UEP ini hampir sudah terlupakan sejak munculnya Program Dana Desa dari Kemendes PDTT yang tujuan program ini adalah untuk pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan ekonomi masyarakat Desa.

Sama halnya yang dilakukan pihak pengelola program SPP dan UEP kecamatan Kesu dalam Rapat Tutup Buku Tahunan Program SPP dan UEP yang diadakan oleh UPK Kecamatan Kesu’ di aula Kantor Kecamatan Kesu, Senin (31/07/17 ).

Ketua Unit Pengelola Kegiatan (UPK) kecamatan Kesu, kabupaten Toraja Utara, Novianto Todingan menjelaskan, program ini untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui bantuan permodalan untuk usaha ekonomi masyarakat di desa.
Walaupun dalam menata pengelolaan dana dari program ini sudah dimaksimalkan namun kendala tetap ada dari kelompok peminjam yang tidak lancar menyetor sehingga kadang menghambat realisasi dari usulan kelompok yang baru, papar Novianto, kepada Matarakyatmu.com, Senin (31/07/17).

Dijelaskannya, kecamatan Kesu melalui Unit Pengelola Kegiatan dalam program SPP dan UEP pada tahun 2010 mendapatkan modal awal dari PNPM sebesar Rp. 861.526.548 yang dikelolah dan diberikan kepada kelompok usaha masyarakat yang tersebar di 5 Desa dan 2 Kelurahan hingga tahun 2017 ini sudah mencapai total dana sebagai aset sebesar Rp. 1.228.026.422, papar Novi.

“Kita mengharapkan dengan adanya program ini agar masyarakat benar-benar serius mengelola usahanya dan diharapkan kesadaran kelompok masyarakat dalam menjaga aset ini demi kelanjutan usaha yang baru sehingga tercipta kesejahteraan ekonomi masyarakat di Desa,” harapnya.

Liputan: Widian | Editor: Zhakral.

Komentar

News Feed