oleh

DPRD Lutra Tinjau Lokasi Longsor Jalan Penghubung Sabbang-Seko

MATARAKYAT_LUTRA – Komisi II DPRD Luwu Utara meninjau lokasi longsor di jalan trans Sulawesi Sabbang Seko, peninjauan tersebut sekaligus menyikapi keluhan warga terkena dampak, kamis (03/08/17).

Sementara itu, hasil peninjauan lapangan anggota komisi II DPRD Luwu Utara bersama masyarakat setempat dan instansi terkait, ditemukan sebanyak 60 titik longsor, diantaranya 7 titik longsor terparah dan kerugian yang ditimbulkan berdampak langsung terhadap ekonomi.

Data yang dihimpun dari kepala desa setempat, tercatat 3 hektar sawah dan 8 hektar sawah milik warga rusak akibat tertimbun longsor. Selain itu drainase sepanjang 25 meter di sisi jalan trans sulawesi putus akibat terjangan lumpur.

“Jadi hasil konsultasi kami dilapangan dengan masyarakat dan instansi terkait adalah, pemerintah dan khususnya PPTK pemeliharaan jalan trans Sulawesi akan mempercepat perbaikan infrastruktur pasca longsor agar tidak berdampak pada inflasi” ungkap anggota komisi II DPRD Luwu Utara Mahfud Siddiq Irjas.

“DPRD khususnya komisi II juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan penebangan dan penggundulan pohon di area jalan. Dan diminta kepada masyarakat untuk melakukan penghijauan di sepanjang jalan trans sulawesi untuk menghindari longsor susulan, apalagi curah hujan dalam beberapa hari terakhir cukup tinggi.” ujarnya.

“Komisi II DPRD Luwu Utara juga akan memanggil seluruh instansi terkait diantaranya UPTD pemeliharaan jalan trans Sulawesi, Dinas PU dan Dinas lingkungan hidup untuk menindaklanjuti bencana tersebut” pungkas Mahfud.

Warga setempat pun berharap agar jalur transportasi trans Sulawesi Sabbang menuju ke Seko dan Rongkong dapat dilalui kembali dengan lancar. Sejauh ini beberapa alat berat juga telah diturunkan untuk membersihkan sisa longsor yang masih menutupi jalan.

Liputan: Rama | Editor: Zhakral.

Komentar

News Feed