oleh

Tim Gakkum Sulsel Bekuk Perambah Hutan di Towuti

MATARAKYAT_LUTIM – Menindaklanjuti hasil investigasi tim penegak hukum Polhut (Gakkum) Balai Pengamanan Dan Penegakan Hukum Wil I Propinsi Sulawesi Selatan pada tanggal (13/07/17) lalu, serta beberapa hasil bukti-bukti yang ditemukan oleh tim di kawasan hutan lindung desa Pekaloa kecamatan Towuti kabupaten Luwu Timur. Maka, dilakukan operasi penangkapan dilokasi terhadap perambah, Minggu (06/08/17).

Itu dilakukan sesuai Surat Perintah: SPT no: 3901/BPPHLHK.3SH-1/8/2017. dengan personil tim berjumlah 20 orang yang di pimpin langsung Andi Asbar, berpangkat Penata muda IIIA.

Tampak Tim Gakkum Sulsel melakukan operasi penangkapan terhadap perambah hutan di Desa Pekaloa Towuti, Minggu (06/08/17).

Alhasil, saat penangkapan ditemukan satu orang terduga pelaku perambah hutan yakni, Sultan (40) warga asal Sengkang.Tanpa perlawanan, terduga pelaku digiring ke Kantor BPPHL Provinsi Sulsel, malam ini.

Selain itu, dari tangan pelaku tim mengamankan barang bukti berupa, 1 buah cangkul, 1alat gali skop, 2 batang tiang lada dan beberapa pohon lada.

Yopi Bali selaku Penyidik tim Gakkum mengatakan, hanya 1 orang berhasil kami amankan, yang lain sudah kabur duluan sebelum kami tiba dilokasi, hari ini kami langsung membawa si tersangka ke kantor BPPHL sudiang Makassar. Selanjutnya lagi, nanti setelah proses si tersangka ini, ungkapnya kepada Matarakyatmu.com, dilokasi penangkapan.

Sebelum dilakukan operasi kata Yopi, kami sudah melapor ke Polres Luwu Timur dan pemerintah desa setempat, lalu menuju lokasi penangkapan perambah hutan lindung, tutupnya.

Lanjutnya, tak hanya satu pelaku tersebut kita amankan, kami masih akan terus melakukan penangkapan bagi perambah hutan di wilayah Towuti dan ada beberapa pelaku masuk dalam penyelidikan, tapi kami tidak dapat membeberkan kapan tim akan turun, kuncinya.

Liputan: Harding | Editor: Zhakral.

Komentar

News Feed