oleh

DPPKB Palopo Gandeng TNI Lakukan Pencanangan Pelayanan Safari

MATARAKYAT_PALOPO – Pemerintah Kota Palopo melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Kes Palopo menggandeng TNI melakukan pencanangan pelayanan safari.

Hal ini dibuktikan digelarkannya peresmian kegiatan tersebut di halaman Rumah Sakit Tentara, Rabu (09/08/17).

Turut dihadiri oleh segenap unsur muspida diantaranya, Asisten I pemerintah Kota Palopo mewakili Walikota Palopo, Ketua TP PKK Palopo, Dandim 1403 Sawerigading, ibu ketua Persit Chandrakirana, Kapolres Palopo, ibu Ketua Bhayangkara, Kajari, para pimpinan SKPD, Camat, Lurah dan segenap staf dari TNI serta staf Dinas pengendalian penduduk dan KB Kota Palopo.

Mengawali sambutan, Kadis pengendalian penduduk dan KB Palopo, Hj.Suriani Andi Kaso SE.MSi mengatakan, bahwa pencanangan , pelayanan safari TNI Manunggal KB Kes adalah salah satu bentuk konstribusi TNI dan BKKBN Serta mitra kerja lainnya, untuk membangun kependudukan indonesia agar tumbuh seimbang dengan daya dukung yang tersedia, sehingga bangsa indonesia secara keseluruhan akan menjadi bangsa yang kuat, sejahtera, adil dan makmur.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Walikota Palopo, Dandim 1403 Sawerigading dan ibu ketua persit chandrakirana yang mana telah mendukung penuh untuk pencangan pelayanan MKJP (Metode Kontrasepsi Jangka Panjang),” terangnya.

Dalam laporannya mengatakan, bahwa telah berjalan pelayanan safari KB di seluruh Puskesmas sekota Palopo dan Pustu sekota Palopo yaitu, dengan pelayanan KB gratis berupa pemasangan IUD, IMPLANT, MOW dan pemeriksaan IV A untuk mendeteksi dini kanker mulut rahim. Dimana telah diikuti kurang lebih 150 IRT pasangan usia subur yang telah dilayani di Puskesmas dan Pustu se Kota Palopo, papar Suriani.

Sementara itu, Asisten I Pemkot Palopo, Hatta Toparakkasi mewakili Walikota Palopo mengatakan, implementasi program KB harus menjadi gerakan yang diterima oleh seluruh kalangan masyarakat dari, oleh dan untuk masyarakat. Oleh karena itu, program KB harus dilaksanakan secara bersinergi dengan kementrian, swasta, dan komunitas masyarakat yang ada di seluruh indonesia, ungkapnya.

Masih dikatakannya, pemerintah juga tidak salah dalam menganggarkan biaya berupa keikut sertaan daerah dalam hal ini pemerintah kota Palopo untuk pelatihan-pelatihan yang dilaksanakan di pusat. Menganggarkan biaya-biaya perjalan dinas bagi pegawai yang mengikuti pelatihan tersebut. Dimana dalam pelatihan itu agar bisa menyerap ilmu dalam pelatihan yang dia ikuti sehingga, sepulangnya dari pelatihan, mereka akan menginplementasikan ke daerah kerjanya masing-masing, ujarnya.

Ia menambahkan, mengintip dari kegiatan yang telah dilaksanakan dan telah digaungkan oleh pemerintah pusat ternyata sudah sampai ke Kota Palopo lewat kegiatan yang telah dilaksakan oleh Kadis pengendalian penduduk dan KB Palopo, Hj.Suriani Andi Kaso SE.MSi.
Kiranya kita semua saling bantu membantu, bahu membahu antara satu dengan yang lainnya tanpa memandang bulu, kasta dan golongan yakni antara pemerintah, TNI, POLRI dan segenap unsur masyarakat khususnya masyarakat kota Palopo, tutupnya.

Liputan: Gy/hms | Editor: Zhakral.

Komentar

News Feed