oleh

Husler Ajak Warga Biasakan Pangan Beragam

MATARAKYAT_LUTIM – Jangan hanya mengkonsumsi beras. Masih banyak jenis makanan lainnya yang bisa dikonsumsi dan memiliki gizi yang seimbang misalnya makanan yang berbahan baku ubi, jagung, dan sagu serta masih banyak lainnya. Disamping menyehatkan, makanan ini juga cukup kadar gizinya.

Demikian dikatakan Bupati Luwu Timur, HM Thorig Husler saat membuka lomba cipta menu beragam, bergizi, seimbang dan aman (B2SA) berbasis sumber daya lokal  kerja sama Dinas Kelautan, Perikanan dan Pangan dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten Luwu Timur di Gedung Wanita Simpursiang, Rabu (10/08/2017).

Menurut Husler, sebuah anugerah, Luwu Timur sangat kaya akan bahan pangan lokal yang beragam sehingga sangat memungkinkan untuk menikmati makanan yang lebih beragam macamnya. “Tinggal cara mengolahnya saja agar makanan tersebut menjadi lebih enak di konsumsi” katanya.

“Lomba B2SA ini salah satu cara pemerintah untuk mendorong masyarakat agar mau mengkonsumsi aneka makanan non beras yang beragam dan bergizi” tambahnya.

Orang nomor satu di Luwu Timur ini juga menekankan kepada seluruh pengurus PKK dan jajarannya agar kiranya terus bersinergi dengan Dinas Kelautan, Perikanan dan Pangan untuk menggiatkan dan memotivasi masyarakat sehingga makanan B2SA bisa mulai di galakkan sehingga konsumsi pangan dari beras bisa dikurangi.

“PKK harus makin aktif mengajak masyarakat membiasakan pangan yang beragam. Apalagi kader PKK banyak tersebar di desa- desa. Tinggal dibekali pengetahuannya mengelola makanan yang beragam” katanya.

Mewakili Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Sulawesi Selatan, Narniati Nawir mengatakan lomba ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat akan pentingnya komsumsi pangan beragam, selain itu juga sebagai upaya meningkatkan kreativitas masyarakat dalam mengembangkan atau menciptakan menu B2SA berbasis sumber daya lokal.

“pemenang lomba cipta menu beragam,bergizi,seimbang dan aman tingkat kabupaten akan mewakili kabupaten luwu timur dalam lomba cipta menu B2SA tingkat provinsi tahun ini” katanya.

Seluruh jajaran pemerintah harus gencar melakukan upaya diversifikasi komsumsi pangan. Upaya ini bukan untuk mengganti beras secara total, tetapi mengubah pola komsumsi pangan masyarakat sehingga masyarakat bisa mengkomsumsi lebih banyak jenis dan ragam pangannya,baik untuk jenis pangan sumber karbohidrat, sumber protein, serta sumber vitamin dan mineral yang menjadikan kualitas gizi lebih baik.

Lomba B2SA Tingkat Kabupaten Luwu Timur ini diikuti oleh peserta dari 11 Kecamatan di Luwu Timur. Berdasarkan hasil penilaian dewan juri,  Juara 1 Kecamatan Mangkutana, Juara 2 Kecamatan Wotu dan Juara 3 Kecamatan Nuha. Sementara Juara Favorit Kecamatan Wasuponda.

Liputan: Fb/hms | Editor: Zhakral.

Komentar

News Feed