oleh

Husler Nyalakan Api Suci Ngaben Massal Di Tomtim

MATARAKYAT_LUTIM – Upacara keagamaan Pitra Yadnya atau Ngaben digelar ummat hindu di Luwu Timur secara bersama-sama. Sebanyak 19 jenazah dikremasi secara bersama-sama di kuburan Hindu desa Kertoraharjo, Kecamatan Tomoni Timur, Kabupaten Luwu Timur, Kamis 10 Agustus 2017.

Ngaben massal tersebut dilakukan secara swadaya sebagai wujud gotong royong warga untuk meringankan biaya upacara.

“Ngaben itu jika digelar oleh keluarga sendiri, biayanya sangat tinggi” ungkap Ketua Parisade Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Luwu Timur,  I Wayan Sudarsana saat memberikan sambutan.
Bupati Luwu Timur, H. Muh. Thorig Husler yang hadir didampingi Wakilnya, Irwan Bachri Syam di percaya untuk menyalakan api suci pengabenan disaksikan ratusan keluarga dan kerabat jenazah yang diupacarakan.

Menurut Husler upacara ngaben tersebut adalah wujud kebersamaan masyarakat Kabupaten Luwu Timur. Selain itu lanjutnya, Ngaben juga menjadi bukti keberagaman yang ada di daerah yang di juluki Bumi Batara Guru itu.

“jangan ada yang mengklaim dirinya nomor satu, sebab semua sama didaerah ini”. Tegasnya dihadapan ratusan umat hindu dan warga yang hadir.

“keberagaman kita bukan untuk dibeda-bedakan” Lanjutnya.

Husler juga berjanji untuk membenahi akses jalan menuju pemakaman tersebut yang saat ini masih berupa jalan tanah.  “Masa jalan diluar sana bagus tapi jalan disini tidak,  padahal disini kita semua akan tinggal nantinya” ungkapnya dengan sedikit berkelakar dan disambut tawa warga.

Liputan: Mad/ hms | Editor: Zhakral.

Komentar

News Feed