oleh

Ampeta Lutra Tuntut Pejabat Kelurahan Kappuna Dicopot

MATARAKYAT_LUTRA – Aliansi Mahasiswa Pemuda Luwu Utara (Ampeta) menggelar aksi demo didepan halaman kantor Lurah Kappuna kec. Masamba yang diduga melakukan pungli sertifikat prona, Jum’at (11/08/17), pukul 14.00 wita.

Aksi tersebut dikawal ketat puluhan kepolisian Polres Luwu Utara.

Tidak satu pun aparat kelurahan yang keluar menemui para pendemo termasuk bintang purnomo selaku Lurah tidak muncul menemui mereka.

Hasil pantauan Matarakyatmu.com para pendemo masi aksi didepan kantor Lurah meneriakkan tuntutan mereka kepada pihak Lurah.

Pihak Kelurahan Kappuna dianggap melakukan pungli kepada masyarakat karena mengenakkan biaya pengurusan sertifikat program nasional agraria (prona) itu dikenakkan biaya senilai Rp 250 ribu per kepala keluarga (KK) di Kappuna.

Mereka mengelurkan 3 tuntutan yakni,stopkan pungli terhadap masyarakat,copot jabatan oknum perangkat Kelurahan yang melakukan pungli di Kelurahan Kappuna, tangkap dan adili oknum prangkat Kelurahan yang melakukan pungli di Kel. Kappuna.

Liputan: Rama | Editor: Zhakral.

Komentar

News Feed