oleh

560 Aset Pemkot Makassar Teridentifikasi. Danny Tetap Salahkan Deng Ical

MATARAKYAT-MAKASSAR, Tak terima tudingan tak becus dalam bekerja di tim asset, Wakil walikota Makassar Syamsu Rizal, menjelaskan pencapaian panitia inventarisasi  aset yang berada dibawah komandonya, telah berjalan maksimal.

Menurut penjelasan Deng Ical, tim yang dibentuk sekitar September 2014 tersebut, telah berjalan  sesuai Tupoksi.

“Tim hanya bersifat sementara, berlaku sampai Desember 2014, cuma empat bulan. Tugasnya juga hanya sebatas inventarisasi aset jadi cuma mencatat inventaris saja. Belum mencakup follow up, verifikasi, apalagi investigasi,” papar Daeng Ical, Jumat(11/8).

Ical mengungkapkan, laporan atas hasil inventarisasi yang dilakukan timnya sudah lengkap bahkan Deng Ical mengklaim, pihaknya telah berhasil mencatat sedikitnya ada 560 aset milik Pemkot Makassar.

“Rekomendasiku saat 2014, hasil dari inventarisasi ini memang harus dilanjutkan agar aset itu dapat dipastikan kepemilikannya. Makanya harus dibentuk tim lagi, harus di follow up lagi,” tuturnya.

Hasil inventarisasi mesti ditindaklanjuti oleh Badan Pengelola Keuangan dan Aset (BPKA) waktu itu baru terbentuk. Keputusan untuk membentuk Tim Terpadu Penyelamat Fasilitas Umum (fasum) dan Fasilitas Sosial (fasos), dinilai Ical merupakan langkah yang sangat tepat.

Sebelumnya, Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto mengatakan, pembentukan Tim Terpadu Penyelamat Fasum Fasos milik Pemkot Makassar ini dibentuk untuk menyelesaikan persoalan aset-aset Pemkot Makassar, yang disinyalir masih dikuasai pihak lain.

Danny berharap, tim yang terdiri atas Kejaksaan, Badan Pertanahan Nasional (BPN), kepolisian, TNI, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, dan jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dapat bekerja lebih maksimal.  “Sehingga aset-aset milik Pemkot Makassar dapat segera dikembalikan,” ujar Danny.

Liputan : Noya

Komentar

News Feed