oleh

Gegara Dana BOS Belum Cair, Meteran Listrik SMAN 1 Malili Disegel

MATARAKYAT_LUTIM – Imbas dialihkannya sejumlah sekolah menengah atas dan sederajat ke Provinsi banyak kendala yang dihadapi pihak pengelolah sekolah diantaranya gaji guru belum cair serta dana BOS pun tak kunjung cair.

Seperti hal nya yang dialami SMAN 1 Malili Kabupaten Luwu Timur, dikabarkan PLN rayon Malili lakukan penyegelan meteran sekolah, sehingga aktivitas pada sekolah tersebut lumpuh total.

Informasi yang dihimpun, hal itu terjadi disebabkan terjadinya tunggakan pihak sekolah selama 3 bulan dengan jumlah sebesar kurang lebih Rp 6 juta.

Menurut Najamuddin selaku anggota DPRD Lutim mengatakan, hal itu terjadi imbas dari sejumlah sekolah menengah atas dan sederejat diambil alih oleh Provinsi. Akibat nya, sejumalah dana sperti BOS sampai saat ini belum cair, ujarnya kepada awak media, Selasa (15/08/17).

“Kalau pihak Provinsi tidak mampu mengakomudir sekolah itu, lebih baik mereka lepas kembalikan ke daerah, kami sanggup kok talangi hal itu,” katanya.

Selain itu kata Najamuddin, kami juga meminta pihak PLN mencari solusi yang baik, kalau bisa diberikan dispensasi terhadap sejumlah sekolah-sekolah di Lutim yang telah diambil alih oleh Provinsi, pintanya.

Terpisah, Himawan selaku kepala cabang PLN wilayah Luwu Raya menjelaslan, peputusan itu disebabkan terjadinya penunggakan selama 3 bulan. Maka pihak kami di rayon Malili lakukan tindakan, itu sudah melalui prosudur, katanya melalui telepon genggamnya.

Lanjutnya, tapi nanti kita akan bersama-sama mencari solusinya pak’ karena ini sudah sistem dipihak kami, kuncinya.

Liputan: Harding | Editor: Zhakral.

Komentar

News Feed