oleh

Layanan Home Care Ditengarai Sarang Pungli. Ini Tanggapan Ombudsman

MATARAKYAT- MAKASSAR – Layanan kesehatan gratis Home Care milik Pemerintah Kota Makassar, marak dijadikan tempat praktek pungutan liar (pungli), sehingga Kerap membuat masyarakat resah.

Ketua Ombudsman R.I Perwakilan Sulawesi Selatan, Subhan Joer, meminta agar Pemerintah Kota Makassar lebih serius meningkatkan pengawasan terkait pelayanan publik.

“Kalau memang itu betul, kita berharap agar pemerintah semakin meningkatkan pengawasan. Karena banyak layanan yang sedianya gratis tapi dipunglikan dan itu sebenarnya tidak bisa,” ujar Subhan saat dikonfirmasi wartawan via telepon seluler , Jumat (18/8).

Lanjut Subhan menyebut agar segala bentuk program tidak hanya sekedar slogan belaka, melainkan ada pengawasan lebih untuk membuktikan bahwa apa yang dicanangkan memang berjalan sesuai dengan tupoksinya.

“Kalau hanya sekedar slogan semua orang bisa, tapi yang terpenting adalah bagaimana pengawasan kedepannya agar pungli itu tidak lagi dikeluhkan masyarakat,” lanjutnya.

Kendati demikian, Subhan mengaku hingga saat ombudsman belum menerima laporan terkait adanya dugaan pungli yang terjadi di Home Care. Namun tidak bisa dipungkiri bahwa dari sekian banyak laporan masyarakat yang masuk ke ombudsman, pelayanan publik di tingkat pemerintah daerah tetap menduduki peringkat pertama.

“Laporan yang masuk hingga saat ini ada 240 lebih, yang didominasi oleh buruknya pelayanan di pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten kota, kedua pelayanan publik di instansi kepolisian, dan Badan Pertanahan Nasional (BPN),” tutup Subhan.

Peliput : Akbar

Komentar

News Feed